Sebarkan berita ini:

21-ganjar-dan-rukmaSEMARANG[SemarangPedia] – Pemprov dan DPRD Jawa Tengah telah menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017.

Penandatangan nota kesepakatan antara Pemprov dan DPRD Jateng ini diharapkan dapat mendorong terlaksananya percepatan pembangunan yang menyangkut berbagai bidang.

Gubernur Jateng Ganjar mengatakan KUA PPAS ini penting sebagai dasar penyusunan anggaran program kegiatan 2017, yang saat ini mengalami tantangan yang cukup kompleks setelah terbitnya UU Nomor 23 Tahun 2014 dan PP 18 Tahun 2016 tentang perangkat daaerah.

Menurutnya, kebijakan umum dalam penyusunan APBD 2017, dititikberatkan pada lima program prioritas, meliputi ketahanan pangan dan energi, percepatan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, serta sinkronisasi kembali kebijakan pemerintah pusat dan daerah terkait terbitnya UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

“Prioritas berikutnya adalah menindaklanjuti hasil evaluasi potensi pendapatan daerah yang disesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat dan kondisi riil yang ada di lapangan, menyesuaikan belanja daerah dengan potensi pendapatan dan kebijakan pemerintah dalam tahun anggaran berjalan,” ujarnya saat penandatangan nota kesepakatan tentang KUA PPAS Tahun Anggaran 2017 di Ruang Badan Anggaran DPRD Jateng, Senin. (21/11)

Selain itu, lanjutnya,  juga menyangkut pemenuhan kewajiban daerah terkait dengan target maupun sharing yang harus disediakan oleh pemerintah daerah.

Dia mengharapkan dengan penandatangan KUA PPAS ini dapat mendorong terlaksananya percepatan prioritas pembangunan di Jateng, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Berbagai perubahan, dia menambahkan harus dikawal agar perpindahan aturan lama ke baru bisa berjalan baik seiring dengan tantangan yang cukup berat saat ini.

“Diharapkan waktu yang sangat pendek ini bisa dioptimalkan untuk mengejar ketertinggalan agar kita dapat mengesahkannya tepat waktu. Inovasi untuk melaksanakan pada APBD 2017 perlu kita lakukan supaya kita bisa melaksanakan terobosan-terobosan,” paparnya. (RS)

88
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>