Sebarkan berita ini:

10-nrelayan-cilacapSEMARANG[SemarangPedia] – Pemerintah Propinsi Jawa Tengah akan memberikan bantuan pelatihan keterampilan dan pendampingan bagi nelayan di wilayah kabupten Cilacap, sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitasnya hingga diharapkan kesejahteraan mereka meningkat.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pemerintah akan memberikan pelatihan dan pendampingan bagi nelayan di Cilacap, agar mereka mampu menghasilkan pendapatan, untuk mencukupi kebutuhan keluarga di saat mereka tidak melaut akibat cuaca ekstrem.

Menurutnya, melalui pelatihan keterampilan selain melaut diharapkan nelayan memiliki bekal untuk menghasilkan pendapatan, sehingga mampu mencukupi kebutuhan keluarganya.

“Kami dari pemerintah, apakah Pemerintah Kabupaten Cilacap atau dari Pemerintah Provinsi, akan membuat pelatihan dan pendampingan untuk nelayan. Pelatihan itu diharapkan para nelayan memiliki keterampilan, jika mereka tidak melaut karena ombak besar, bisa mencukupi kebutuhan keluarganya ,” tuturnya pada acara ‘Ngopi Bareng Mas Ganjar’ bersama para nelayan, petani, dan pelaku UMKM serta masyarakat di kawasan Pantai Teluk Penyu Kabupaten Cilacap, Rabu malam. (9/11).

Menurutnya,  pelatihan dan pendampingan bagi nelayan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan. Namun, di sisi lain anggaran untuk pelatihan bagi nelayan dari negara dapat dialokasikan tepat guna dan tepat sasaran.

“Untuk mempermudah pelatihan, harus dilakukan dalam bentuk kelompok nelayan sehingga semakin banyak nelayan yang mendapatkan pelatihan dan pendampingan. Kalau ada 1.000 nelayan dalam satu kelompok, bisa jadi 1.000 orang dapat berlatih bersamaan,” tutur mantan anggota DPR RI itu.

Selain pelatihan, Ganjar menjajikan akan membantu dalam permodalan untuk membentuk usaha baru, dengan dapat diperoleh melalui dua cara selain menggunakan bantuan keuangan atau menggunakan pinjaman perbankan dengan suku bunga rendah.

“Melalui cara tersebut  diharapkan nelayan tidak hanya berdiam diri menunggu bantuan dari pemerintah, namun memiliki kreativitas dan inovasi untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup dan menafkahi keluarga,” tuturnya.

Menurutnya, jika nelayan memiliki keterampilan lain diharapkan mereka tetap mampu menafkahi keluarganya saat cuaca semakin memburuk.

“Ketika musim seperti ini (cuaca ekstrem), nelayan bisa bertahan hidup dengan keterampilan yang lain, seperti buat bakso berbahan ikan atau budidaya ikan,” tuturnya. (RS)

104
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>