Sebarkan berita ini:

27-kurSEMARANG[SemarangPedia] –  Pemprov Jateng mengalokasi dana sebesar Rp700 miliar untuk pemberian pinjaman kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan usaha mereka.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sri Puryono mengatakan dana yang dialokasikan sebesar itu, akan disalurkan melalui Badan Bank Perkreditan Rakyat(BPR) dan Badan Kredit Kecamatan (BKK) di berbagai daerah.

“Pemprov Jateng mengalokasi dana sebesar itu, untuk mendorong program kredit mikro bagi pengembangan UMKM,” ujarnya dalam acara pengundian hadiah Tamades PD BPR/BKK Ungaran dan PD BKK Susukan di Tuntang, Kabupaten Semarang, Kamis (27/10)

Dalam tiga bulan terakhir ini, dia menambahkan telah disalurkan dana senilai Rp7 miliar yang diberikan kepada sebanyak  5.000 UMKM dan diharapkan program kredit itu dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha maupun penambahan modal,” tuturnya.

Kredit mikro UMKM itu, lanjutnya, juga diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan di di berbagai daerah di wilayah Jawa Tengah.

“Banyak pelaku  usaha kecil yang bisa mengembangkan usahanya dengan kredit yang berbunga menarik dan diharapkan pula dapat membuka lapangan kerja baru,” ujarnya.

Sementara itu,. Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyambut baik adanya dana untuk kredit usaha mikro kecil dan menengah itu.

“Diharapkan PD BPR/BKK Ungaran dapat membantu mendorong perkembangan perekonomian di pedesaan, khususnya sektor UMKM. Sekaligus membantu masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan dana untuk mengembangkan usahanya,” tururnya.

Menyinggung tentang kinerja PD BPR/BKK Ungaran dan PD BKK, Direktur PD BPR BKK Ungaran, Drajad Aditya mengatakan kinerja lembaga perbankan plat merah  yang dikendalikannya dalam kondisi manajemen sehat, dan mampu menigkatkan standart opresaional,  sehingga semakin  berkembang dalam tiga tahun terakhir.

“Hingga Triwulan ketiga 2016, total aset BPR/BKK Ungaran mencapai senilai Rp225 miliar, sedangkan dana pihak ketiga yang dihimpun sebesar Rp199 miliar dengan 17.000 nasabah,” ujarnya. (RS)

139
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>