Sebarkan berita ini:

14-jateng-dan-dermarkSEMARANG[SemarangPedia] – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah segera merealisasikan kerja sama lanjutan dengan Denmark di bidang bisnis, setelah pilot project pengolahan sampah dan limbah industri menjadi energi baru terbarukan (EBT) akan berakhir pada 2018.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan kerja sama kedua belah pihak tidak hanya penanganan maupun pengelolaan limbah ataupun penerapan berbagai teknologi ramah lingkungan.

Namun, lanjutnya, akan difokuskan  juga pada konservasi pemanfaatan limbah menjadi energi meski kapasitasnya belum seperti yang diinginkan.

“Selain itu, juga berlanjut pada kerja sama business to business, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di berbagai daerah di wilayah Jateng,” ujarnya saat audiensi dengan Menteri Muda Bidang Kebijakan Luar Negeri
Denmark, Lone Dencker Wisborgsaat di ruang kerja gubernur, Rabu. (14/9)

Ganjar menuturkan  kebutuhan Jawa Tengah saat ini tidak hanya energi ramah lingkungan, tetapi juga infrastruktur terutama pembangunan pelabuhan, guna mendukung sarana transportasi laut.

Tidak hanya itu, dia menambahklan juga  manajemen air untuk kehidupan, karena kebutuhan air tidak hanya untuk konsumsi, namun lebih dari itu yang menyangkut mengendalikan abrasi, rob, dan bencana alam lain.

“Seperti hasil riset internasional, kalau 55 tahun lagi kita tidak mampu mengelola sampah dengan baik, maka jumlah ikan di laut dengan sampah akan lebih banyak sampah, sehingga untuk ke depan lebih baik, Jateng harus segera  memulai dengan green energi,” tuturnya.

14-jateng-denmarkSementara Menteri Muda Bidang Kebijakan Luar Negeri Denmark, Lone Dencker Wisborg mengatakan kehadirannya ke Jawa Tengahi untuk melihat secara teknis kemajuan enam proyek di Jawa Tengah, di antaranya proyek gas metana di TPA Jatibarang untuk pembangkit listrik.

“Secara teknis kedatangan rombongan mereka untuk melihat kemajuan pilot project antara Kerajaan Denmark dengan Pemerintah Jawa Tengah dan akan mengunjungi TPA Jatibarang untuk melihat prosesnya. Selain membahas peluang kerja sama ke depan, karena kerja sama sebelumnya akan berakhir 2018,” tuturnya.

Lone Dencker Wisborg juga menyambut positif atas dukungan dari Gubernur Jawa Tengah dan seluruh jajarannya,  untuk membantu pilot project agar bisa menjadi contoh di provinsi lainnya. (RS)

127
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>