Sebarkan berita ini:

20-Rumah Longsor1SEMARANG[SemarangPedia] –  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memastikan pendistribusian logistik untuk memenuhi kebutuhan korban bencana longsor dan banjir  di sejumlah daerah dijamin aman.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar  Pranowo mengatakan, pendistribusian logistik di kabupaten/kota telah dilakukan sejak April lalu dan untuk kebutuhan logistik para pengungsi korban bencana banjir dan  longsor  di sejumlah daerah tidak ada kendala karena barang sudah tersedia.

“Distribusi logistik telah dilakukan sejak April ke kabupaten/kota agar tersedia setiap kali dibutuhkan dan rentang kendalinya lebih pendek,” ujarnya, Senin (20/6).

Jika logistik kurang,lanjutnya, pihak kabupaten/kota yang terkena dampak bencana banjir dan tanah longsor dapat mengajukan lagi ke provinsi, seperti yang oleh Pemkot Surakarta dan Pemkab Kendal yang terkena bencana banjir

Di sisi lain, dia menambahkan, pihak kabupaten/kota yang dilanda bencana untuk segera menginventarisasi semua kerusakan mulai dari rumah, jalan, pertanian, jalan jembatan dan fasilitas umum lainnya.

“Untuk itu, kabupaten/kota saya minta untuk segera mengidentifikasi semua kerusakan yang ada di wilayahnya. Maksud saya, supaya segera kita menyiapkan plan A dan plan B (penyelesaian nya),” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad menetapkan tanggap darurat bencana menyusul bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sebagian wilayah Kebumen, Sabtu  malam lalu.

Tanggap darurat selama 15 hari ke depan mulai Senin (20/6), sebagai upaya penggulangan bencana di kabupaten berslogan Beriman.

Setelah meninjau lokasi bencana tanah longsor di Desa Sampang, Kecamatan Sempor dan bencana banjir di Desa Kretek dan Bumiagung Kecamatan Rowokele, malam harinya Bupati langsung mengumpulkan seluruh jajarannya dengan menggelar rapat koordinasi penanganan bencana.

Acara berlangsung hingga pukul 23.00 di Ruang Jatijajar, Kompleks Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Kepada seluruh pimpinan satuan kerja perangkat daerah, Bupati meminta agar memaksimalkan kewenangan yang dimiliki untuk penanganan bencana secepat-cepatnya. Termasuk dalam memberikan bantuan kepada korban bencana dengan secepat-cepatnya.

“Saat seperti inilah kehadiran negara sangat dibutuhkan untuk memberikan apa yang
menjadi hak-hak rakyat,” ujarnya.

Enurutnya, bencana alam bukan hanya tanggungjawab pemerintah semata, tetapi tanggungjawab bersama. Untuk itu, dia meminta masyarakat untuk berperan aktif dalam penanagan bencana. Misalnya untuk membersihkan jalan yang bisa dilakuakan secara mandiri oleh masyarakat setempat tanpa menunggu pemerintah.

Semua SKPD terkait kini telah melakukan verifikasi kerusakan ke lokasi bencana. Sejumlah bantuan logistik, seperti makanan, pakaian, perlengkapan mandi serta perlengkapan dapur pun terus disalurkan kepada korban bencana. (RS)

91
Sebarkan berita ini:

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>