Sebarkan berita ini:

26- Ganjar PranowoSEMARANG[SemarangPedia] – Pemprov Jateng segera melakukan pembenahan pengeloaan aset, setelah alih kewenangan personel, perlengkapan, pembiayaan dan dokumen (P3D) ditandatangani  Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi dan Bupati/Wali Kota serta para Ketua DPRD Kabupaten/Kota se Jateng, di Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jateng, Senin. (26/9)

Pada alih kewenangan tersebut, terdapat sejumlah kewenangan yang sebelumnya dikelola Kabupaten/Kota kini menjadi kewenangan Pemprov dan sebaliknya.

Setelah Mou alih kewenangan kabupaten/kota dengan provinsi itu direalisasikan, mulai saat ini alih kewenangan resmi diablim Pemprov, di antaranya pengelolaan pendidikan menengah (SMA/SMK), terminal tipe B, pengawas ketenaga kerjaan, diklat dan penyuluhan, pengawas pertambangan, serta pengawas kelautan dan perikanan.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan pihaknya tengah membereskan legalitas terkait ambil alih kewenangan itu.

Menurutnya, saat ini terdapat beberapa aset yang membutuhkan pembenahan serius, terutama sekolahan yang berdiri di atas lahan kas desa.

Dengan demikian, lanjutnya, pemprov akan merundingkan masalah itu dengan pihak terkait,  apakah harus ditukar tambah atau membuat kesepakatan pinjam pakai.

“Bisa juga diganti subjeknya. Bahkan antara desa dan pemerintah kabupaten/kota sudah sepakat. Sekarang desa dan pemprov. Pada prinsipnya harus cepat diselesaikan dan diharapkan tahun ini sudah beres,” tuturnya.

Plh Sekda Jateng Siswo Laksono menyebutkan jumlah personel dari kabupaten beralih ke Provinsi mencapai 29.809 orang. Sedangkan asetnya mencapai 13.211.207 unit dengan nilai Rp 6.411.142.896.210.

Menurutnya, untuk alih kewenangan dari Pemprov kepada Pemkab/Pemkot, di antaranya tera ulang alat ukur, sejumlah 103 personel. Dari 35 Kabupaten/Kota, yang telah siap hanya di Kabupaten Banyumas, Pati, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Magelang dan Kota Tegal.

“Untuk aset bergerak dari Provinsi ke Kabupaten ada sebanyak 2.712 unit senilai Rp 5.408.768.811. Aset telah diverifikasi dan divalidasi oleh DPPAD,” tuturnya. (RS)

134
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>