Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo terus berupaya membujuk siswi korban bullying yang terjadi di salah satu sekolah SMP di Purworejo, dengan meminta siswi tersebut pindah ke Sekolah Luar Biasa (SLB), bahkan semua biaya akan ditanggung Pemprov Jateng.

Menurutnya, sampai saat ini pihaknya terus merayu agar siswi bersangkutran bersedia pindah sekolah, untuk menghindari trauma sejak terjdi bullying beberapa waktu lalu.

“Rayuan kita kepada si anak ini, sampai tadi malam Insyaalah berhasil. Saya ingin, karena siswi itu berkebutuhan khusus maka sekolahnya di tempat yang bisa memfasilitasi itu,” ujarnya usai rapat dengan Menteri Keuangan, Sri Mulyani di ruang dinas Gubernur, Jumat (14/2).

Dia menuturkan ada satu sekolah luar biasa di Purworejo yang dapat menampung siswi korban bullying itu. Meskipun siswi berstatus pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), karena luar biasa maka itu menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi.

“Sudah saya carikan tempat kos, sudah dicarikan sekolahnya di wilayah itu. Sekarang saya sedang merayu orang tuanya untuk menyetujui. Sampai tadi malam, orang tuanya 80% sudah mau,” tuturnya.

Menurutnya, untuk biaya akan ditanggung secara keseluruhan oleh Pemprov, mengingat, orang tua siswi tersebut hanya bekerja sebagai buruh.

“Karena ini bapaknya buruh, kami menjamin agar pendidikannya bisa berjalan dan masa depannya bisa baik. Biaya dari kami semuanya, kami yang menjamin,” ujarnya.

Dia menambahkan akan melakukan evaluasi terhadap sekolah tempat terjadinya bullying tersebut, karena sekolah itu hanya memiliki sedikit siswa dan manajemennya masih dipertanyakan.

“Mesti dievaluasi, apakah layak atau harus dimerger saja. Nanti kami berikan masukan dan rekomendasi ke yayasan, karena ini sekolah swasta. Pada intinya, kami ingin agar semua lembaga pendidikan di Jateng memperbaiki mutu pendidikan, manajemen dan lainnya. Kami akan menggandeng PGRI untuk ke depan,” tutur Ganjar.

Seperti dikethui, seorang siswi SMP di Purworejo mengalami nasib nahas menjadi korban bullying oleh teman-temannya di sekolah.

Bahkan video bullying terhadap siswi yang diketahui berkebutuhan khusus itu viral di dunia maya. (RS)

7
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>