Sebarkan berita ini:

CIREBON, JABAR, 5/9 - ARUS MUDIK. Sekeluarga pemudik bersepeda motor melintas di kawasan pantura, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (5/9). Memasuki H-5 Hari Raya Idul Fitri 1431 H arus lalu lintas masih relatif lancar meski sudah terjadi peningkatan jumlah kendaraan para pemudik pengguna jalur Pantai Utara Jawa (Pantura). SINDO/YULIANTOSEMARANG[SemarangPedia] –  Pemudik yang menggunakan sepeda motor bakal masih mendominasi dibanding yang menggunakan angkutan umum menjelang Lebaran mendatang, mengingat banyak faktor yang mendorong memilih angkutan  roda dua itu.

Pakar Transportasi Universitas Khatolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno, mengatakan menjelang Lebaran 2016 pemudik yang memilih menggunakan sepeda motor masih tercatat paling banyak dan akan mendominasi dibanding angkutan umum.

Penggunaan sepeda motor, lanjutnya, untuk mudik diperkirakan bertambah, dan tidak mungkin dikurangi, namun, setidaknya hanya bisa dibatasi, selama kebijakan pemerintah terhadap sepeda motor tidak ada perubahan.

Menurutnya, mudik menggunakan  sepeda motor itu  masih menjadi pilihan, karena banyak faktor yang mendorong masyarakat memilih angkutan roda dua itu, selain dianggap lebih cepat, biaya relatif kecil, penggunaan BBm  lebih irit dan  santai, meski kapasitas penumpang terbatas.

Hasil survei yang diselenggarakan Puslitbang Jalan dan Perkeretaapuan Bakitbang Kemenhub menyebutkan potensi pemudik Lebaran 2016 anggapan masyarakat menggunakan sepeda motor karena lebih cepat mencapai 31,8%, murah 22,2%, irit 13,5% dan santai 8,6%.

Selain itu, dia menambahkan biaya yang dikeluarkan bisa lebih murah paling tidak sedikitnya Rp 500.000, disbanding menggunakan transportasi lain yang lebih besar mencapai Rp1 juta.

Djoko mengatakan mudik dengan kendaraan banyak manfattnya, jika pemudik sampai di kampung halaman mereka  masih dapatmenggunakan transportasi itu untuk kunjungi keluarga dan kerabat dan berwisata di sekitar kampong halaman.

“Selain itu, permasalahan transportasi di daerah saat ini masih kurang memadadi. Alternatif pilihan hanya sepeda motor menjadi lebih tepat buat warga kelas menengah ke bawah,” ujarnya, Minggu. (22/5)

116
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>