Sebarkan berita ini:

8-Rob1SEMARANG[SemarangPedia] – Banjir akibat naiknya permukaan air laut (rob) yang melanda kawasan Pantai Utara Jawa (Pantura) Jawa, seperti terjadi di Kota Semarang, Pekalongan, Demak dan Jakarta, perlu penanganan komprehensif  dan terintegrasi  antar pemangku kebijakan.

Anggota Komisi D DPRD Jateng  Ngainnirrichadl mengatakan, saat ini penanganan rob kurang terintegrasi antar pemangku kebijakan dari bawah hingga pusat, sehingga rob terjadi semakin parah.

Menurutnya penanganan luapan air pasang laut tersebut diperlukan secara holistik agar tatanan penduduk dan sosial setempat tertangani dengan baik.

“Tidak ada hasilnya kalau ditangani secara parsial karena kondisi rob sudah memprihatinkan. Bahkan di desa Siwulan , Sayung Demak hampir tenggelam,” ujarnya di Semarang, Rabu. (8/6)

Penanganan rob, lanjutnya, harus direncanakan secara matang dengan target penanganan jangka panjang. Penanganan secara komprehensif diharapkan bisa merubah kondisi yang memprihatinkan.

Kejadian alam ini diperkirakan masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan, akibat pengaruh astronomi terjadinya bumi, bulan dan matahari yang berada dalam satu garis lurus (spring tide), yang mengakibatkan naiknya tinggi muka laut.

Kondisi tersebut merupakan siklus rutin bulanan yang normal terjadi. Namun, karena bersamaan dengan terjadinya anomali positif tinggi muka air laut di wilayah Indonesia sekira 15–20 sentimeter, maka berdampak timbulnya kerugian materi di beberapa wilayah seperti pesisir Jakarta, Pekalongan, Demak dan Semarang. (RS)

 

133
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>