Sebarkan berita ini:

26-BalaikotaSEMARANG[SemarangPedia] –  Halaman Balaikota Semarang segera ditata lebih baik, dan semua kendaraan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot segera dipindahkan ke lokasi parkir DP Mall di Jalan Pemuda, sehingga lingkungan balaikota menjadi lebih nyaman dan bersih

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan penataan halaman Balaikota itu segera disolisasikan kepada PNS di lingkungan pemerintah kota, agar mereka dapat memindahkan parkir kendaraan miliknya ke lokasi baru di DP Mall.

Pemindahan parkir pegawai negeri sipil ini, lanjutnya, bertujuan untuk membuat lingkungan Balaikota menjadi lebih nyaman, bersih dan membuat para tamu bisa parkir dengan leluasa yang selama ini terkesan semrawut.

Sosiliasi kepada PNS yang di lakukan di Lantai 8 Gedung Moch Ikhsan Balaikota Jumat (26/8) disambut baik semua PNS di lingkungan Pemkot Semarang.

Ita panggilan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu menuturkan saat ini terdapat total 207 mobil dan 300 motor milik pegawai di lingkungan pemkot dan segera dipindahkan ke parkir di DP Mall. Sedangkan mobil yang tetap parkir di Balaikota hanya khusus untuk pegawai eselon dua dan tiga, anggota DPRD dan awak media.

“Saat ini sedang dilakukan penataan parkirnya dan pemberlakuan parkir tersebut akan dimulai pada 1 September mendatang. Ke depan akan ada stiker khusus di setiap kendaraan yang bisa parkir di Balaikota, hanya kendaraan dinas, operasional,” tuturnya.

Menurutnya, langkah itu dilakukan untuk mengatasi banyaknya kendaraan pegawai di lingkungan Balaikota dan kebijakan itu berifatnya sementara, sebelum dibangun gedung khusus parkir bagi PNS Pemkot.

Ita mengatakan untuk biaya parkir di DP Mall bagi pegawai pemkot, sebesar Rp65.000 selama satu bulan untuk parkir mobil, sedangkan untuk biaya parkir motor sebesar Rp45.000 satu bulan.

Kasi Wasdal Perpakiran Dihubkominfo Kota Semarang Danang Kurniawan mengatakan pemberlakuan penataan parkir di Balaikota sebelumnya akan ada uji coba lebih dulu, sekitar dua minggu berjalan sebelum diberlakukan secara total, kemudian  akan ada pemberian sanksi bagi PNS yang melanggar kebijakan itu.

Sanksi, lanjutnya, akan dikenakan bisa berupa penggembosan ban kendaraan dan menggembok kendaraan mereka yang sengaja masih diparkir di halaman Balaikota.

 

384
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>