Sebarkan berita ini:

4-Ponografi1SEMARANG[SemarangPedia] – Ketua DPW Jateng KH Yusuf Cudlori mengungkapkan jika pecandu narkoba secara fisik dapat terlihat tapi kalau korban pornografi tidak terlihat secara fisik.

“Banyak kasus kekerasan seksual dilakukan oleh orang yang secara fisik maupun pribadinya terlihat sehat. “Namun realitanya banyak kasus kekerasan seksual dilakukan oleh pelajar, guru bahkan ustad yang semuanya itu terlihat baik,” ujarnya saat diskusi publik dengan tema Antisipasi dan solusi mengatasi kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan, di gedung Berlian DPRD Jateng, Sabtu (4/1).

Gus Yusuf yang juga sebagai pengasuh pondok pesantren Tegalrejo Magelang menuturkan maraknya kasus itu, dipicu pengaruh teknologi seperti internet yang mudah diakses oleh siapapun.

“Sekarang pengaruh  Teknologi Informasi (TI) seperti gadget, YouTube, dan lainnya semakin mudah diakses semua lapisan masyarakat, sehingga jika tidak bisa menangkal pengaruh negatif maka berpotensi melakukan kekerasan seksual,” tuturnya.

Upaya antisipasi yang harus dilakukan, lanjutnya,  pentingnya peran perempuan dalam rumahtangga untuk menanamkan akhlak mulia agar tidak mudah terjerumus  perbuatan dosa.

“Selain Perppu yang sudah diterbitkan, para perpuan bangsa perlu menangkal sejak dini pengaruh negatif,” ujarnya. (RS)

77
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>