Sebarkan berita ini:

7-KURSEMARANG[SemarangPedia] – Jawa Tengah telah melakukan pengelolaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui aplikasi Sistem Informasi Kredit Program (SIKP), yang diharapkan mampu memiliki pondasi kuat untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sehingga semakin memperkuat perekonomian.

Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI Marwanto Harjowiryono mengatakan Jawa Tengah menjadi pioneer dalam melakukan pengelolaan KUR melalui aplikasi SIKP di seluruh kabupaten/kota.

Menurutnya, melalui SIKP ke depan bakal ikut memperkokoh program KUR yang sedang digalakkan pemerintah, sehingga memperkuat perekonomian di Jawa Tengah serta memiliki pondasi dan dukungan kuat dari UMKM.

“Jawa Tengah ini merupakan pioner dan yang pertama pemda melakukan penandatanganan kerja sama untuk melakukan pengelolaan KUR melalui aplikasi SIKP. Oleh karenanya kami sengaja minta dukungan agar untuk program selanjutnya Jawa Tengah bisa menjadi pioner seperti proogram ini,” ujarnya di Semarang.

Seperti diketahui, Jawa Tengah mendapat target penyaluran dana KUR dan jumlah UMKM penerima KUR yang terbesar di Indonesia. Pada 2016 target KUR Jawa Tengah mencapai sebesar Rp15,3 triliun dengan realisasi KUR hingga periode Agustus 2016 mencapai senilai Rp 7,7 triliun atau 50,7%.

Sebelumnya, penandatanganan MoU penggunaan Sistem Informasi Kredit Program (SKIP) antara Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jawa Tengah dengan Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah dilakukan di gedung Gradhika Bakti Praja, Selasa (6/9).

SIKP merupakan salah satu alat monitoring dan evaluasi yang diperuntukan dalam mengawasi ketepatan sasaran program KUR yang dikembangkan oleh Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI. (RS)

328
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>