Sebarkan berita ini:

27-TakestilSEMARANG[SemarangPedia] – Kalangan industri tekstil di wilayah Kota Semarang mengharapkan Menteri Perindustrian Kabinet Kerja jilid II yang baru dapat mengeluarkan kebijakan yang mampu mendorong arus ekspor produk Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) nasional.

Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia API Komda Semarang Agung Wahono mengatakan Meneteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang baru dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) mampu untuk mendorong aktivitas kinerja sektor industri yang padat karya.

Menurutnya, sebagai Menteri yang baru harus bisa menerbitkan kebijakan-kebijakan yang mendukung dunia industri padat karya seperti perusahaan tekstil, garmen dan sejenisnya di berbagai daerah.

“Kami mengharapkan bagi Menteri yang baru, dapat memberikan insentif  bagi perusahaan yang berorientasi  ekspor. Selain itu, perlu adanya dwelling time (waktu bongkar muat di pelabuhan) diperpendek,”  ujarnya kepada semarangpedia.com, Rabu. (27/7).

Saat ini, lanjutnya,  industri pertekstilan menghadapi sejumlah persoalan yang mengakibatkan timbulnya ekonomi biaya tinggi, bahkan struktur biaya industri TPT di Indonesia didominasi oleh biaya bahan baku yang cukup besar.

“Sekarang ini beban biaya operasional industri tekstil tidak berimbang dengan nilai jual produknya, sehingga aktivitas terancam ternedat,” tuturnya. (RS)

 

103
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>