Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Pesta rakyat yang dikemas dalam kegiatan Jateng Fair 2018 di kawasan PRPP Semarang berakhir dan ditutup dengan diramaikan berbagai hiburan  serta pesta kembang api.

Kegiatan yang digelar selama 24 hari sejak 17 Agustus hingga berakhir Minggu 9 September 2018  itu,  telah menyajikan berbagai hiburan menarik dan ramaikan berbagai stand yan memenuhi hampir seluruh area Jateng Fair.

Penutupan Jateng Fair 2018 kali ini dengan menyajikan tarian khas Kabupaten Wonosobo, Tarian Rampak Butho yang dibawakan oleh Omah Alas, Desa Wisata Kandri sangat menarik perhatian pengunjung.

Jateng Fair 2018 yang digelar rutin setiap tahun itu, menampilkan berbagai produk unggulan pariwisata dan budaya Jawa Tengah dan hasil keajinan hingga makanan khas daerah.

Kegiatan pasar rakyat akbar yang resmi ditutup oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo itu,  diharapkan mampu memicu pertumbuhan produk lokal Jawa Tengah.

Ganjar yang saat itu membuka acara sekaligus mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur Jateng periode 2013-2018.

“Saat ini saya menutup Jateng Fair 2018 dan saya membuka jabatan Gubernur Jateng periode 2018-2023, semoga ini menjadi politik kendang, yang akan memberi irama indah,” ujar Gajar.

Dia mengharapkan dengan berkumpulnya seluruh pelaku ekonomi selama 24 hari di janag Jateng Fair itu, terjadi komunikasi proses ekonomi kreatif.

“Hari ini dunia lagi berubah dan bergerak, ekonomi sedang terjadi benturan luar biasa. Event seperti ini sebenarnya bagaimana kita menjual produksi lokal, kalau produk itu memang bermutu ini menjadi potensi luar biasa,” tuturnya.

Ganjar pun mengulik beberapa produk unggulan Jawa Tengah yang saat ini justru mengalami prospek luar biasa, meski kondisi perekonomian dunia tidak menentu. Kerajinan kursi rotan dari Wonogiri dan Jepara salah satunya karena memiliki nilai jual lebih saat diekspor.

Langkah pengrajin itu, dia menambahkan diharapkan dapat diikuti oleh pelaku usaha lain, terutama untuk meningkatkan kualitas produksi sesuai pangsa pasar ekspor. Bahkan Dinas Pertanian dan Perkebunan juga diharapkan mampu melakukan akselerasi terhadap dunia ekspor akan memiliki daya jual yang luar biasa.

Hingga saat ini, Jateng Fair masih menjadi momen tahunan yang ditunggu masyarakat Jawa Tengah

Direktur PT PRPP, Titah Listyorini menuturkan sejak hari pertama digelar, Jateng Fair 2018 berhasil menarik sebanyak 200.000 pengunjung.

”Jateng Fair merupakan kegiatan untuk memperkenalkan kebudayaan Jawa Tengah kepada masyarakat luas. Kritik dan masukan dari masyarakat akan menjadi evaluasi bagi kami agar penyelenggaraan Jateng Fair berikutnya bisa lebih baik,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut, juga diumumkan pemenang lomba yang diadakan selama perhelatan Jateng Fair 2018 berlangsung.

Beberapa lomba tersebut di antaranya Lomba Stan Kabupaten/Kota Terbaik, Lomba Stan BUMN dan Swasta Terbaik, Stan Terfavorit, Lomba Kelompok Seni Daerah Terbaik, serta Lomba Vlog dan Foto Wartawan Terbaik. Pengundian doorprize dengan hadiah satu unit mobil dan dua unit sepeda motor pun dilakukan.

Dua unit sepeda motor didapatkan Diah Ayu Permatasari warga Plamongan Asri Raya A267 dan Umi irawati warga Jalan Kapri Barat 1 No 2, Pondok Beringin. Adapun doorprize utama satu unit mobil didapatkan Hendri Vito Satrianto warga Jalan Karangnongko 2 RT4/10 Wonosari, Ngaliyan.

Menurut Titah, pada gelaran Jateng Fair 2019 mendatang bakal ada rebranding agar para pelaku ekonomi kreatif lokal hadir dengan kualitas produk yang tinggi.

“ Hal tersebut perlu kami lakukan mengingat Jateng Fair telah terselenggara selama 31 tahun,” tuturnya.

Pada 2019, tutur Titah, Jateng Fair bakal diselenggarakan pada 23 Agustus hingga 15 September. Dengan waktu satu tahun persiapan, diharapkan akan memancing ide-ide pelaku ekonomi dan juga pengunjung agar semakin meningkat. (RS)

32
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>