Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Kehadiran karakter kartun Doraemon selama Jateng Fair 2018 digelar paling menonjol mendapat perhatian dan diminati pengunjung untuk berfoto bersama.

Pasar rakyat yang berlangsung selama 24 hari sejak 17 Agustus hingga berakhir pada Minggu 9 September lalu, di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah, dua karakter animasi asal negeri Matahari Terbit itu tidak pernah sepi dari serbuan pengunjung.

Pengunjung terus mengalir menemuinya di Balai Merapi dengan tajuk ”Doraemon Show”, mereka harus antre untuk dapat berfoto bersama dua karakter animasi ternama asal Negeri Sakura itu, meski dalam satu pekan mereka hadir hanya pada Sabtu dan Minggu, pukul 15.30 WIB hingga 19.30 WIB.

”Foto bersama Doraemon, bisa dilakukan hanya dengan syarat membeli merchandise yang disediakan minimal Rp100.000 dan paling banyak diminati para pengunjung Jateng Fair yang digelar tahun ini,” ujar Direktur PT PRPP, Titah Listyorini.

Menurutnya, produk yang bisa didapatkan pengunjung, di antaranya baju, sepatu, tas, kasur, tempat makan dan minum.

Semuanya bertema Doraemon dengan lisensi Indonesia dan Jepang. Bahkan juga disiapkan permainan dengan nama Carnival Games bagi pengunjung, Ini yang semakin diminati para pengunjung,” tuturnya.

Titah menuturkan untuk menghadirkan karakter Doraemon tersebut, PT PRPP bekerja sama dengan PT Berkat Animasi Internasional Indonesia.

Di Kota Semarang, dia menambahkan hal ini baru kali pertama ini dilakukan, dari sebelumnya digelar di Surakarta dan Yogyakarta Berkat kerja sama dengan  Animasi Internasional Indonesia, Helena Irma.

Menurutnya, karakter di kartun Doraemon telah tertanam di hati masyarakat Indonesia sejak lama, mengingat sudah 30 tahun hadir melalui film dan komik yang ditayangkan serjumlah televisi swasta.

Kehadiran Doraemon ternyaya mampu menjadi pendukung selama kegiatan Jateng Fair 2018 di gelar, meski Doraemon hanya digelar dua hari saat akhir pekan.

Pesta rakyat yang dikemas dalam kegiatan Jateng Fair 2018 di kawasan PRPP Semarang telah berakhir dan ditutup dengan diramaikan berbagai hiburan serta pesta kembang api, Minggu (9/8).

Kegiatan itu telah menyajikan berbagai hiburan menarik dan ramaikan berbagai stand yan memenuhi hampir seluruh area Jateng Fair.

Penutupan Jateng Fair 2018 kali ini dengan menyajikan tarian khas Kabupaten Wonosobo, Tarian Rampak Butho yang dibawakan oleh Omah Alas, Desa Wisata Kandri sangat menarik perhatian pengunjung.

Jateng Fair 2018 yang digelar rutin setiap tahun itu, menampilkan berbagai produk unggulan pariwisata dan budaya Jawa Tengah dan hasil keajinan hingga makanan khas daerah.

Kegiatan pasar rakyat akbar yang resmi ditutup oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan diharapkan mampu memicu pertumbuhan produk lokal Jawa Tengah.

Hingga saat ini, Jateng Fair masih menjadi momen tahunan yang ditunggu masyarakat Jawa Tengah

Titah Listyorini menuturkan sejak hari pertama digelar, Jateng Fair 2018 berhasil menarik sebanyak 200.000 pengunjung.

”Jateng Fair merupakan kegiatan untuk memperkenalkan kebudayaan Jawa Tengah kepada masyarakat luas. Kritik dan masukan dari masyarakat akan menjadi evaluasi bagi kami agar penyelenggaraan Jateng Fair berikutnya bisa lebih baik,” ujarnya. (NDI/RS)

58
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>