Sebarkan berita ini:

7 - perbaikan jalan1SEMARANG[SemarangPedia] – Sebagian perbaikan jalur di Pantura Timur terutama di Kabupaten Rembang untuk jalan provinsi terancam gagal rampung pada Lebaran mendatang, sementara penyelesaian jalur alternatif di Kabupaten Temanggung kini terus dikebut.

Target penyelesaian perbaikan jalan provinsi di Kabupaten Rembang dipastikan meleset dari rencana semula, akibat berbagai kendala hingga kini proses perbaikan belum juga dimulai.

Kepala Bina Marga Jateng Wilayah Pati,Rudi Wijiasmanto mengatakan kendala utama molornya pengerjaan proyek senilai Rp24,77 miliar itu, akibat batching plan atau alat pengaduk beton milik rekanan, dalam hal ini PT BRTK, belum siap digunakan.

“Saya sudah konfirmasi ke rekanan, PT BRTK bahwa batching plan milik mereka yang baru belum siap digunakan, sehingga, terpaksa target semula satu titik perbaikan harus selesai Lebaran, tidak bisa terealisasi,” ujarnya, Selasa (7/6).

Dengan demikian, lanjutnya, pihaknya memastikan, perbaikan baru akan dimulai setelah Lebaran selesai, mengingat proses pembetonan dilakukan saat Bulan Ramadan, dikhawatirkan akan mengganggu lalu-lintas arus mudik dan balik lebaran.

“Perbaikan tahun ini ada dua titik meliputi Bangunrejo Pamotan dan Karas-Sumbermulyo Kecamatan Sale. Dua titik ini pada akhirnya baru mulai dikerjakan setelah Lebaran usai,” tuturnya.

Sementara itu, di wilayah Kabupaten Temangung mulai melakukan penambahan jalur alternative, sebagai untuk memberikan rasa nyaman pada pengendara arus mudik maupun balik Lebaran mendatang.

Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Temanggung melakukan penambalan beberapa jalur alternative dengan pengerjaan pun dikebut yang ditargetkan pada H-10 sudah selesai dan dipastikan tidak ada material di tepi jalan raya.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Temanggung Hendi Wahyu mengatakan ada tiga titik jalur alternatif yang dikebut pengerjaannya terdiri Kandangan-Tegong, Maron-Geneng, dan Kandangan-Dakaran.

“Saat ini kita tengah melakukan penambalan jalan aspal di tiga beberapa titik, agar saat ada arus mudik dan balik Lebaran nanti bisa dilalui pengendara. Penambalan bersifat sementara karena  setelah itu akan ada pemeliharaan jalan atau pelapisan kembali,” ujarnya Selasa (7/6).

Menurutnya, penambalan terpaksa dilakukan untuk mengejar arus mudik dan balik, karena  kegiatan pemeliharaan jalan tidak bisa dilakukan sekarang, karena bakal terkendala dan semakin sulit mendapatkan material aspal di perusahaan pengolahan aspal.

108
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>