Sebarkan berita ini:

8-smaSEMARANG[SemarangPedia] – Peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sangat dibutuhkan untuk ikut mendorong kemajuan pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) dalam membantu siswa miskin berprestasi.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan peran BUMN sangat dibutuhkan untuk ikut serta memajukan SMKN terutama membantu siswa miskin berprestasi.

Menurutnya, ketika negara tidak mampu karena anggaran tidak mencukupi maka peran BUMN sangat dibutuhkan bagi kalangan siswa miskin yang berprestasi.

“Kita masih punya banyak PR. Terima kasih banyak BUMN bersinergi dan menginpsirasi, sehingga ketika negara tidak mampu karena budget tidak mencukupi maka dibantu oleh BUMN,” ujarnya saat menjadi pembicara kunci pada “BUMN Menginspirasi 2016” dalam rangka HUT ke-79 Perum LKBN Antara, di SMKN Jateng, Kamis (8/12).

Dana BUMN daripada untuk golf berhadiah mobil mewah, lanjutnya, bagaimana kalau hole in one-nya untuk bantu satu sekolah, rumah sakit, atau beasiswa. Itu golfnya ibadah, cinta tanah air, dan peduli.

Namun, dia menambahkan seringkali fasilitas maupun bantuan yang diberikan kepada masyarakat tidak mampu jauh dari layak . Dengan demikian, Pemprov Jateng terus berupaya memajukan pendidikan melalui pelayanan dan fasilitas berkualitas untuk warga miskin.

“SMKN Jateng ini adalah sekolah yang menjadi mimpi saya, karena yang terjadi di negeri kita, biasanya mereka yang tidak mampu akan mendapatkan fasilitas atau bantuan dari negara kurang maksimal,” tuturnya.

Selain pendidikan, lanjutnya,  para siswa harus memiliki karakter sehingga mampu mencetak pribadi memesona kepada generasi bangsa. Pribadi memesona itu meliputi integritas, moralitas, cinta orangtua, hormat kepada orang tua dan guru, serta cinta negara.

“Anak-anak harus bisa membangun karakter masing-masing. Kelak anak-anak ini ada yang jadi presiden, gubernur, guru, direksi BUMN, TNI, maupun Polri. Maka sekarang kalian harus punya intergritas, jujur, karena kalau tidak memiliki mental seperti itu maka semua yang dicita-citakan tidak akan terwujud,” tutur mantan anggota DPR RI itu. (RS)

119
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>