Sebarkan berita ini:

24-tarunaSEMARANG[Semarangpedia] – Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki keahlian dibidang maritim dengan jejang pendidikan akademis terus meningkat, hingga sejumlah perguruan tinggi kemartiman siap untuk ikut mewujudkan Indonesia menjadi poros maritim dunia.

Selain  itu, lembaga pendidikan pelayaran kini harus dilengkapi sarana dan prasarana penunjang agar kualitas potensi SDM pelaut Indonesia memiliki karakter unggul dan daya saing global.

Peran lembaga pendidikan kemaritiman mempunyai porsi besar untuk menciptakan pelaut andal yang memiliki attitude, knowledge skill, dan mampu menguasai teknologi, sekaligus menguasai bahasa asing.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono mengatakan taruna ke depan dapat mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya industri maritime, sehingga dalam aktivitas kerjanya setelah lulus dapat memeningkatkan pelayanan tepat waktu, aman, nyaman baik manusia, muatan sarana pengakutan lain di dunia pelayaran.

“Tantangan di dunia kemaritiman, peran lembaga pendidikan mempunyai porsi besar dalam menghasilkan produk yang kompetitif dan mampu bersaing dengan bangsa lain,  untuk  menciptakan pelaut andal yang memiliki attitude, knowledge skill, dan mampu menguasai teknologi juga menguasai bahasa asing” ujarnya, saat menjadi inspektur upacara pada proses wisuda perwira Akademi Pelayaran Niaga Indonesia (Akpelni), di Semarang.

24-akpelniSementara itu, Direktur Akapelni Semarang, Capt. Achmad Sulistyo menuturkan upacara wisuda Akpelni ke-39, diikuti 410 perwira remaja pelayaran niaga dan program diploma III dengan rincian jurusan lulusan Nautika 154 perwira, jurusan Teknika 144 lulusan dan jurusan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan (KPN) 111 lulusan.

“Hingga saat ini Akepelni Semarang telah meluluskan sebanyak 5.913 siswa taruna, yang terdiri 2.086 lulusan program studi Nautika, 1.939 lulusan dari program studi Teknika dan 1.888 lulusan dari program studi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan (KPN).

Dari sebanyak 410 wisudawa/wisudawati taruna itu, tidak semua bisa hadir pada upacara, karena sebagian ada yang sudah bekerja dan masih berada di atas kapal, “ tuturnya.

Dalam wisuda Akpelni ke 39 terdapat tiga  yang menjadi wisudawan terbaik terdiri Risky Dwi Andriyanto lulusan terbaik program studi Nautika, Achmad Aminuddin lulusan terbaik program studi Teknika dan Deni Malik Hardinto lulusan terbaik Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan. (HN/RS)

230
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>