Sebarkan berita ini:

SEMARANG [SemarangPedia] – Peran berbagai media sangat besar untuk menciptakan situasi kondusif  dengan menyampaikan berita positif tanpa menyebarkan hoax atau berita bohong kepada masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Ferry Wawan Cahyono mengatakan media memiliki peran besar untuk menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat dengan menyampaikan berita positif.

Menurutnya, akhir-akhir ini seringkali ditemukan berita hoax  atau berita bohong melalui media sosial dan situs berita yang disebarkan kepada masyarakat.

“Saat ini, pemerintah dan kepolisian sedang memantau  berbagai media online maupun media sosial pembuat dan penyebar berita hoax. Jika terbukti bersalah, ancaman enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara ‘Peresmian Kelulusan Sekolah Jurnalistik PWI Jateng 2017’,  di Gedung Fakultas Hukum Universitas Sultan Agung (Unisula), Semarang, Rabu. (12/4)

Dalam kesempatan tersebut,  politikus Partai Golkar itu  meminta para mahasiswa yang telah menempuh pendidikan di bidang  jurnalistik meliputi  Kode Etik Jurnalistik dan UU Pers untuk memanfaatkan ilmu  itu.

“Setelah mendapatkan ilmu jurnalistik, saya berharap  agar para mahasiswa lebih pandai memilih dan memilah berita atau informasi yang diterima sehingga penyebaran hoax dapat dihentikan,” tuturnya.

Sementara Rektor Unissula Semarang Anis Malik Toha berharap pelatihan jurnalistik yang digelar bersama PWI Jateng akan memberikan manfaat bagi mahasiswa serta memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitar.

“Saya harap mahasiswa lulusan sekolah pelatihan jurnalistik ini tidak menyalahgunakan ilmu yang mereka dapat dan tidak ikut serta dalam pembuatan berita hoax,” tuturnya. (RS)

80
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>