Sebarkan berita ini:

22-rokok-ilegalSEMARANG[SemarangPedia] – Beredarnya rokok ilegal tanpa cukai yang semakin semarak di sejumlah kabupaten/kota, belum berpengaruh signifikan terhadap penjualan produk industri rokok besar, di sentra produksi terbesar di Kabupaten Kudus.

Ketua Harian Persatuan Pabrik Rokok Kudus (PPRK) Agus Sarjanto mengatakan kalangan perusahaan rokok besar, belum merasakan adanya dampak dari beredarnya rokok ilegal tanpa cukai di sejumlah daerah.

Menurutnya, peredaran rokok tanpa cukai maupun menggunakan cukai palsu itu, membidik segmen pasar menengah ke bawah dan bukan pasar dari kalangan pabrik rokok besar, sehingga penjualan produk rokok pabrikan masih tetap stabil.

“Rokok produk pabrikan besar tidak terpengaruh signifikan, karena beda segmen. Bahkan rokok menggunakan cukai ilegal itu diproduksi dengan harga jual relatif murah dan konsumenya bukan mereka yang menggemari rokok pabrikan,” ujarnya usai Diskusi “Cukai Melambung Siapa (B) Untung” yang digelar di Gedung Berlian DPRD Jawa Tengah Jalan Pahlawan, Semarang, Rabu (26/10).

Rokok bodong itu, lanjutnya, ratusan merek dan jenisnya yang dijual di pasar gelap, meski terus dioperasi Tim gabungan tetapi peredaran semakin banyak, bahkan produk rokok itu sama sekali tidak menggunakan cukai, kalau ada sebagian hanya menggunakan cukai palsu atau non pemerintah.

“Produk rokok illegal itu jelas menyalahi aturan yang berlaku dan merugikan negara. Selain itu, cukai palsu itu masuk wilayah kriminal, karena termasuk pemalsuan yang merugikan penerimaan negara,” tuturnya. (RS)

218
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>