Sebarkan berita ini:

9-pertumbuhan-ekonomiSEMARANG[SemarangPedia] – Perekonomian Jawa Tengah mengalami pertumbuhan 5,1% pada kuartal I/2016, meski melambat dibanding periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng , pertumbuhan tersebut mengalami perlambatan bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang berhasil tumbuh 5,6%.

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi hasil dari kontribusi lapangan usaha pertambangan dan penggalian dengan persentase 19,8%, sedangkan  sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi diperoleh dari komponen pengeluaran konsumsi lembaga non profit sebesar 8,6%.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng Margo Yuwono mengatakan bila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, ekonomi Jateng tumbuh sebesar 2,1%.

Dari sisi produksi, pertumbuhan, alnjutnya, disebabkan oleh faktor musiman pada lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh 22,4%, sedangkan dari sisi pengeluaran didorong oleh peningkatan komponen ekspor yang tumbuh 11,8%.

“Nilai besaran produk domestik regional bruto atas dasar harga berlaku pada periode kuartal I/2016 mencapai sebesar Rp264,01 triliun,” ujarnya, Senin. (9/5).

Selain itu, dia menambahkan struktur ekonomi Jateng paling besar didominasi oleh lapangan usaha industri pengolahan 34,9%, lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan 15%, serta lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor 13,4%.

Menurutnya, dari sisi pengeluaran didominasi oleh komponen pengeluaran rumah tangga 61,4%, pembentukan modal tetap bruto 29,8%, dan konsumsi pemerintah 5,1%.

149
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>