Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Sedikitnya 80 karyawan dari Serikat Pekerja PT Apac Inti Corpora (AIC) dengan sukarela melakukan pemeriksaan Voluntary Conseling and Testing (VCT) dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia.

Ketua Serikat Pekerja Apac (SPA) Wariatmo mengatakan kegiatan itu merupakan rangkaian memperingati Hari Aids Sedunia serta meningkatkan kepedulian para pekerja industri tekstil itu untuk menjaga kesehatan.

“Melalui pemeriksaan VCT itu, diharapkan para pekerja peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan serta pola hidup sehat,” ujarnya seusai acara seminar kesehatan di Pendopo Gripac PT Apac Inti Corpora, Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (13/12)

Sebelum melakukan pemeriksaan VCT, lanjutnya, Serikat Pekerja Apac dan pihak Managemen (Poliklinik) menggelar seminar kesehatan yang bertema  “Masa Depan Gemilang Tanpa Penularan HIV”.

Seminar itu, dia menambahkan dengan menghadirkan Komisi Penangulangan AIDS (KPA) Kabupaten Semarang dan dr Nayla dari Puskesmas Bawen selaku nara sumber.

Di hadapan peserta seminar Nayla mengatakan mengenai penularan dan pencegahan penyakit HIV AIDS. Menurutnya, cara penularan HIV tidak melalui kontak sosial seperti berjabat tanggan , berciuman, menggunakan peralatan makan bersama, menggunakan kamar mandi  bersama atau pun terpapar batuk / bersin dari orang dengan HIV-AIDS Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA).

“Bahkan melalui gigitan nyamuk atau serangga tidak dapat menularkan HIV-AIDS karena virus HIV hidup pada seluruh cairan tubuh manusia. Namun,  jumlah virus yang banyak hanya terdapat pada darah, cairan sperma dan cairan vagina. Maka Jauhi virusnya, bukan orangnya.  Adapun faktor resiko HIV-AIDS, terkait dengan perilaku heteroseksual dan homoseksual,”  tuturnya.

Dia berpesan agar masyarakat tidak memberikan stigma negatif dan diskriminasi terhadap para penderita HIV AIDS.  Namun sebaliknya, masyarakat harus bisa menerima keberadaan mereka penderita HIV AIDS.

AIC merupakan industri tekstil terbesar yang berlokasi di  Bawen, Kabupaten Semarang dengan memproduksi bahan baku garmen dan denim, selain gray kini mulai mengembangkan denim untuk bahan baku sarung dengan berbagai corak. (RS)

154
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>