Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Kementerian Perhubungan menyebutkan perlintasan-perlintasan kerata api (KA) sebidang,  yang rawan kecelakaan segera ditutup  dengan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

Direktur Keselamatan Perkeretaapian, Ditjen Perkeretaapian, Kemenhub Edi Nursalam mengatakan perlintasan kereta api sebidang yang rawan kecelakaan segera ditutup.

Menurutnya, untuk menutup perlintasan rawan kecelakaan tersebut pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat, mengingat jalur kendaraan bermotor harus dipindahkan ke jalur alternatif.

“Kami sedang berusaha dan berupaya melakukan penutupan perlintasan sebidang yang rawan,” ujarnya,  di sela memantau kesiapan jalur lintas Kereta api menghadapi angkutan Lebaran 2017, di Stasiun Tawang Semarang, Senin malam. (21/5)

Dia menambahkan upaya penutupan perlintasan sebidang sudah dimulai di sekitar DKI Jakarta, dengan membangun atau dilengkapi “fly over”, “underpass”, maupun jalur alternatif lain.

“Yang sudah ada ‘fly over’ dan ‘underpass’ di DKI Jakarta mencapai 19 dan jalur kendaraan bermotor yang sebelumnya melintasi jalur itu akan ditutup dan segera menyusul beberapa wilayah lainnya,” tuturnya.

Sejumlah wilayah, lanjutnya, meliputi Surabaya, Bandung, dan Yogyakarta yang berdasarkan pemetaan berjumlah sekitar 30-an perlintasan sebidang, dan merupakan tahap pertama penutupan.

“Termasuk, perlintasan sebidang yang beberapa waktu lalu menimbulkan kecelakaan di Grobogan. Kami masih teliti kemungkinan ditutup. Ini perintah Menteri Perhubungan melalui Dirjen,” ujarnya.

Penutupan perlintasan sebidang, dia menambahkan harus mempertimbangkan beberapa aspek, seperti keberadaan jalur alternatif bagi kendaraan bermotor,  sehingga perlu dibicarakan dengan pemda setempat.

“Masalahnya, perlintasan-perlintasan sebidang itu sudah digunakan masyarakat dan tidak ada jalur alternatif lain. Seandainya di perlintasan terdekat ada jalur alternatif, kami alihkan,” tuturnya.

Dalam pantauan kesiapan jalur itu, lanjutnya, dilakukan pula pengecekan perlintasan-perlintasan sebidang rawan, termasuk perlintasan di Grobogan yang menimbilkan kecelakaan pada Sabtu lalu (20/5) dengan menewaskan empat orang. (RS)

86
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>