Sebarkan berita ini:

????????????????????????????????????

MAGELANG[SemarangPedia] – Kesimpulan Workshop menyebutkan perlu adanya sinergi kuat pihak terkait untuk mewujudkan pencapaian kunjungan wisatawan ke wilayah Jateng sebanyak dua juta hingga 2019.

Kegiatan Workshop dengan tema Penyusunan Strategi Branding Pengembangan Branding Joglosemar di Hotel Manohara, Borobudur, Sabtu. (11/6) menghadirkan Kepala Dinas Pariwisata Jawa Tengah, Prasetyo Ari Wibowo dan Kepala Dinas Pariwiata DIY, Aris Arianta.

Selain itu, Tamrin Bakhir, mantan Dirjen Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata, Ike Jenita Dewi, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Sanatha Dharma dan Singgih, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) juga tampil menjadi pembicara.

Prasetyo mengharapkan  dengan adanya branding bisa memancing wisatawan untuk berkunjung ke Jawa Tengah dan Yogyakarta hingga mencapai target dua juta, meski diperlukan kerja keras, mengingat  mendatangkan wisatawan mancanegara ke Jateng dan Yogyakarta tidak bisa hanya mengandalkan Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

Dengan demikian, lanjutnya, keberadaan branding Joglosemar menjadi penting guna mewujudkan pencapaian target kunjungan wisatawan itu, sehingga kerja sama Jateng dan DIY menjadi penting khususnya dalam meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke wilayah dua provinsi ini.

“Wisatawan mau bermalam di Yogyakarta mau bermalam di Borobudur, tidak masalah yang penting selama berkunjung ke Jateng atau ke DIY wisatawan terasa nyaman dan aman,” ujarnya Presetyo.

Sementara Aris Arianta menuturkan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Jateng dan DIY perlu adanya branding, sehingga Workshop Penyusunan Strategi dan Pengembangan Brand Joglosemar sangat tepat.

Dengan adanya brand tersebut, lanjutnya, target kunjungan wisatawan mancanegara bisa tercapai. “Sekarang tinggal bagaimana mengangkat branding-nya,” tuturnya.

Menurut Ike Jenita Dewi, Jateng dan DIY memiliki potensi pariwisata yang tidak kalah dengan daerah lain. Dengan demikian, kerja sama dua propinsi diharapkan tingkat kunjungan wisatawan mancanegara bisa meningkat dan mampu mencapai target dua juta wisatawan.

 

116
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>