Sebarkan berita ini:

CILACAP[SemarangPedia]  – Persibat Batang tidak patah semangat, meski persiapan dan waktu terlalu pendek saat akan melawan kesebelasan PSCS Cilacap, ternyata betul dapat dibuktikan.

Di kandang lawan tim yang disegani di grup 3 Liga 2 Indonesia, Persibat anak asuh Lukas Tumbuan ini menunjukkan kebangkitannya dengan mencuri 1 poin di Laskar Nusa Kambangan.

Berbekal 18 pemain yang dibawa dari awal hingga babak kedua banyak peluang-peluang dari kedua kesebelasan yang hampir membuahkan gol. Lantaran penyelesaian akhir yang masih kurang kesempatan itu tak dapat dimanfaatkan dengan baik.

Pada menit kedua Wusono Budi Ugiek mantan striker Persiba Bantul  dan PSS Sleman ini dengan tendangannya yang keras hampir saja menggoyangkan gawang Persibat, tapi masih dapat diamankan dengan baik oleh Sendri Johan yang pada pertandingan itu bermain dengan baik.

Serangan yang saling menekan gawang terjadi pada menit ke 24, Pemain sayap Ivan wahyudi hampir saja dapat mempermalukan tuan rumah dengan tendangannya yang membahayakan, tetapi masih tipis disamping gawang  Ega Rizky sampai peluit akhir babak pertama skor masih sama 0-0.

Pada babak kedua, permainan berjalan lebih agresif. Pada menit ke 76, dengan agresifitasnya yang mumpuni M Solikhin dengan tendangan kerasnya hampir saja merubah kedudukan tapi sayang bola masih tipis di samping gawang dari PSCS.

Semakin lama permainan berjalan monoton banyak kesempatan yang tidak dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh kedua kesebelasan itu, hingga sampai peluit panjang dibunyikan skor kaca mata tidak berubah.

Dengan hasil ini Persibat akhirnya dapat mencuri 1 point di kandang PSCS Cilacap. Manajer Persibat Adhimas Bramanti mensyukuri dengan hasil yang ditorehkan oleh tim Persibat.

“Hasil yang patut disyukuri terutama untuk pengembalian mental pemain yang sempat turun setelah menelan kekalahan di kandang. Tetapi pemain pada Rabu sore (3/5) bermain dengan baik, hanya masih ada beberapa yang kurang terutama komunikasi dan ketenangan dan kita juga mengalami kekurang beruntungan dengan cideranya beberapa pemain,” ujar pria dengan sapaan Bram.

Pelatih Persibat Lukas Tumbuan bangga dengan permainan anak-anak yang semakin menunjukan permainan yang meningkat.

“Alhamdulillah ini semua berkat kerja keras para pemain, saya bangga dengan mereka yang sudajh mulai bangkit pasca kekalahan dengan Persip Pekalongan,“ tutur Lukas.

Dari hasil pertandingan ini akan sebagai modal Persibat menghadapi Super Elang Jawa PSS Sleman pada 14 Mei mendatang di stadion Moh Sarengat Batang.

145
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>