Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Selama Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri tahun ini kebutuhan bahan bakar minyak dan elpiji untuk masyarakat konsumen di wilayah Jateng dan DIY dijamin tercukupi.

PT Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) IV menjamin stok aman untuk memenuhi kebutuhan elpiji maupun BBM untuk konsumsi masyarakat sepanjang Ramadhan dan Idul Fitri di dua provinsi itu.

General Manager Pertamina MOR IV Tengku Fernanda mengatakan Ramadhan dan Lebaran mendatang sudah menjadi kegiatan rutin bagi Pertamina menyiapkan stok elpiji dan BBM seperti tahun-tahun sebelumnya..

Pertamina tetap menjamin pasokan LPG maupun BBM berjalan lancar selama musim libuan Ramadhan hingga Lebaran, sehingga tidak ada kendala dan masyarakat konsuen tidak perlu khawatir.

“Namun demikian, Pertamina tidak boleh underestimate atau over confidence. Kita tetap mempersiapkan diri sebaik-baiknya agar pasokan elpiji dan BBM berjalan lancar,” ujarnya, Kamis (25/4).

Menurutnya, Pertamina MOR IV akan menyiapkan sekitar 450 agen elpiji yang ada di Jateng dan DIY, sebagai upaya untuk mengamankan pasokan. Bahkan akan menugaskan agen serta pangkalan elpiji untuk siaga dan siap melayani kebutuhan elpiji masyarakat selama 24 jam penuh.

Melalui agen dan pangkalan elpiji siaga tersebut, lanjutnya, masyarakat yang mendesak membutuhkan LPG cepat tetap akan bisa dilayani.

Sedangkan untuk menjamin kebutuhan BBM, dia menambahkan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Pertamina MOR IV juga akan melakukan penambahan stok dari kebutuhan normal harian. Terutama pada saat dimulainya pergerakan kendaraan arus mudik dan balik.

“Ketersediaan BBM di SPBU secara rutin pastinya akan meningkatkan stok hingga saat mulai arus mudik atau aktivitas menjelang berbuka puasa tidak akan terjadi kekosongan,” tuturnya.

Dia menuturkan tambahan pasokan LPG dan BBM selama Ramadhan dan Lebaran tidak ada pembatasan, meski tahun lalu terjadi kenaikan permintaan sekitar 15%- 20% untuk BBM dan 10% – 15% LPG.

Tahun ini, tutur Tengku, dengan pola arus mudik yang berbeda Pertamina masih memperkirakan berapa kebutuhan BBM, dengan pembagian wilayah Pantura dan sejumlah tol, mengingat di jalur ini bakal dipadati kendaraan arus mudik dan balik. (RS)

 

42
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>