Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jateng dan DIY siapkan tambahan persediaan BBM 27% dari kebutuhan normal harian hingga mencapai 12.654,39 Kiloliter (KL), sebagai upaya untuk mengantisi terjadinya lonjakan konsumen menjelang Lebaran mendatang.

Unit Manager Communication & CSR MOR IV Pertamina Andar Titi Lestari mengatakan untuk kebutuhan BBM jenis Gasoline (Premium, Pertalite dan Pertamax Series) kini disiapkan tambahan stosk 27 % dari rata-rata normal harian 9.974,87 KL atau naik menjadi 12.654,39KL.

Selain itu, lanjutnya, untuk konsumsi LPG juga disiapkan tambahan stock 10% menjadi 28.736.410 tabung di banding rata-rata harian normal 26.162.813 tabung.

Menurutnya, tambahan stok BBM dan LPG itu, untuk mengantisipasi terjadi lonjakan konsumen menjelang lebaran mendatang, Bahkan Pertamina juga ketahanan distribusi BBM dan LPG, di antaranya dengan mengamankan supply BBM & LPG di Terminal BBM serta Depot LPG.

“Tidak hanya itu Pertamina juga akan memperkuat layanan BBM & LPG di lembaga penyalur serta memberikan layanan BBM dan LPG di tempat yang rawan dengan kepadatan arus mudik maupjn balik Lebaran mendatang,” ujarnya, Rabu (16/5).

Jenis BBM Avtur, dia menambahkan Pertamina juga menyiagakan tambahan stock 18% dari rata-rata konsumsi normal dari 485 KL menjadi 574 KL, untuk mengantisipasi kepadatan penerbangan di sejumlah bandara di dua Provinsi itu.

Dia menuturkan di wilayah Jateng dan DIY diprediksi kebutuhan BBM turun 15% dari rata-rata harian sebesar 4.860,72 KL menjadi 4.109,39 KL, akibat adanya pembatasan operasional angkutan barang dan penurunan kegiatan angkutan industri.

Pertamina juga menjamin kesediaan suplai BBM & LPG selama arus mudik dan balik Lebaran mendatang aman yang disertai dengan peningkatan pelayanan kepada sejumlah SBPU dan masyarakat konsumen.

“Pertamina menyiapkan beberapa fasilitas alternatif tempat pengisian BBM, sebagai upaya untuk memudahkan masyarakat konsumen memperoleh akses mengisi selama mudik, di antaranya menempatkan beberapa unit motorist kemasan, menyebar titik kiosk pertamax yang dilengkapi dengan mobile dispenser dan BBM Kemasan,” tuturnya.

Fasilitas itu, dia menambahkan akan disebar di beberapa jalur mudik regular, ruas tol dan di jalur wisata yang rawan dengan kepadatan kendaraan.

Di wilayah Jateng dan DIY, menurutnya, Pertamina menyiapkan SPBU Kantong di jalur pemudik regular di luar ruas tol, di jalir pantura maupun di jalur selatan. SPBU Kantong ini disiapkan guna memperpendek jarak dan waktu tempuh mobil tangki menuju titik lokasi SPBU untuk kebutuhan pasokan.

Sementara persiapan SATGAS tahun ini terus dimatang karena semakin banyak tantangan, menyusul beberapa ruas tol baru akan difungsikan. Tahun lalu wilayah Jateng hanya  memiliki ruas tol sepanjang 96,70KM kini meningkat menjadi 219,51 KM pada tahun ini meliputi tol operasional Brebes-Pemalang dan tol fungsional Pemalang-Batag- Semarang hingga Ngawi.

Pertamina terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, BUJT serta Polda Jateng dan DIY dalam menentukan titik-titik lokasi fasilitas Kiosk dan SPBU Kantong. (RS)

8
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>