Sebarkan berita ini:

2-Kartu TaniSEMARANG[SemarangPedia] – Pemprov Jateng mengisyaratkan petani yang tersebar di kabupaten/kota yang belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP bakal tidak bisa masuk dalam sistem kartu tani.

Kepala Biro Bina Produksi Setda Provinsi Jateng Peni Rahayu mengatakan, petani yang belum memiliki e-KTP di berbagai daerah, tidak bisa akan masuk sistem kartu tani yang berbasis data kependudukan.

“Dari evaluasi yang kami lakukan terhadap pembagian kartu tani sebelumnya, diketahui terdapat kendala sebanyak 3.456 petani yang belum e-KTP ternuata  tidak bisa masuk dalam sistem kartu tani yang berbasis data kependudukan,” ujarnya, di Semarang.

Saat ini, lanjutnya, pendataan petani telah dilakukan di 21 kabupaten oleh Pemprov Jateng. Namun proses pengunggahan data ke sistem hasilnya belum bisa 100% baik.

“Saya tidak hafal jumlah pasti petani yang sudah terdata tapi kisarannya 1 juta lebih, sedangkan uploadnya baru 80%  dan petani yang belum’e-KTP  akan tertolak  secara  otomatis,” tuturnya.

Menurutnya, petani yang berhak mendapat kartu tani, bukan hanya petani yang mempunyai lahan, namun juga petani penggarap.

Saat ini, dia menambahkan tercatat sudah sebanyak 47.817 kartu tani yang dicetak dan 6.277 kartu tani yang belum dicetak. Pasca pencetakan kartu tani,  semua petani di Jateng datanya tinggal diunggah dan diaktifkan  satu persatu dan dibagikan

“Dengan sistem pendataan ini, distribusi pupuk kepada petani yang berhak akan bisa berjalan lancar sesiaio haknya,” ujarnya.

Kartu tani yang baru, lanjutnya, terdapat logo Pemprov Jateng, BUMN, himpunan bank negara seperti BNI, BRI, dan Bank Mandiri. (RS)

419
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>