Sebarkan berita ini:

2-bantuan-phaprosSEMARANG[SemarangPedia] – PT Phapros Tbk kembali merealisasikan pemberian bantuan modal kepada pengusaha kecil menengah (UKM) senilai Rp780 juta, dari sebelumnya sebesar Rp800 sudah disalurkan pada tahap II, sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan usaha sektor itu.

Direktur Utama PT Phapros Barokah Sri Utami mengatakan program penyaluran dana kemitraan tahap III/2016 sebesar itu, merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk mengembangkan kemampuan usaha kecil agar mandiri, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, dia menambahkan juga sebagai upaya  terciptanya pemerataan pembangunan dan perluasan lapangan kerja di daerah.

“Dengan program ini, diharapkan mitra binaan akan memperoleh peningkatan kemampuan dalam mengembangkan pasar dan mengakses perolehan modal,’’ ujarnya selepas memberikan bantuan dana kemitraan tahap III/2016 itu, di gedung Avicenna pabrik di Jl Simongan Semarang, Jumat. (2/12)

Phapros merupakan anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak di industri farmasi.

Dana bantuan itu, lanjutnya, diberikan dan akan terus menggulis hingga telah delapan calon mitra binaan dari Semarang, tiga calon mitra binaan dari Magelang, empat calon mitra dari Kudus, dua calon mitra dari Pekalongan, satu calon mitra dari Banyumas dan dua calon mitra binaan dari Yogyakarta.

Klasifikasi usaha yang menjadi mitra Phapros saat ini meliputi jasa bengkel, jasa kos, industri makanan, konveksi, pertanian, dan perdagangan.

Menurutnya, total dana yang dikucurkan pada tahap III/2016 senilai Rp 780 juta itu, dengan menjaring tiga calon mitra binaan dari Semarang, satu calon mitra dari Pekalongan, satu calon mitra dari Salatiga, tujuh calon mitra dari Magelang, satu calon mitra dari Boyolali,dua calon mitra dari Kudus, dan satu mitra dari Bekasi.

Total calon mitra binaan itu mencapai 16 unit usaha dan terdiri dari berbagai macam jenis usaha, seperti fotokopi, rumah kos, industri makanan, batik, peternakan dan perdagangan.

Dia menuturkian sejak 1997 hingga 2016 total dana kemitraan yang disalurkan mencapai sebesar Rp 23 miliar dengan 167 mitra binaan aktif. Sementara sepanjang 2016 total dana yang tersalurkan sebesar lebih dari Rp 2,6 miliar.

“Kami mengharapkan program kemitraan ini bisa terus membantu pengusaha kecil dan menengah, agar bisa lebih mandiri secara finansiall dan membantu peningkatan ekonomi di daerah,” tuturnya .

Dalam kegiatan itu, dihadiri oleh sejumlah Kepala Dinas Koperasi & UMKM dari berbabagi Kabupaten/Kota serta tim dari Bank Mandiri yang akan mengisi materi pelatihan tentang pembukuan sederhana dan cara menggunakan sms banking kepada pelaku usaha kecil binaan Phapros.

87
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>