Sebarkan berita ini:

130702_p-phaprosSEMARANG[SemarangPedia] -Kinerja manajemen PT Phapros menunjukkan peningkatan yang signigfikan dan terlihat pada trisemester pertama 2016 mencatat hasil menggembirakan.

Hingga Maret 2016 perusahaan farmasi itu, menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik. Bahkan, sebelum hasil tender e-catalogue diumumkan oleh LKPP, Phapros berhasil meningkatkan 11,4% penjualan dari realisasi yang diperoleh pada periode yang sama tahun lalu.

Hasil penjualan itu mampu memberikan kontribudi laba bersih naik sebesar 6,5% denan nilai Rp6,7 miliar dari periode yang sama tahun lalu.

“Target manajemen perusahaan hingga Juni mendatang atau pada semester I/2016, bisa melampui dari total omzet 2009, sebesar Rp318 miliar atau tumbuh sebesar 5,3%. Kami optimistis nilai itu bisa dicapai dalam waktu kurang dari enam bulan ke depan,” ujar Barokah Sri Utami, Direktur Utama PT Phapros, Tbk sesuai RUPS 2016 di Semarang, Kamis (28/4).

Pada awal April ini, lanjutnya, Phapros juga berhasil memenangkan tender pengadaan obat untuk program BPJS Kesehatan (e-catalogue) yang diselenggarakan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

“Berdasarkan hasil lelang e-catalogue awal April, Phapros berhasil memenangkan dua paket e-catalogue, yakni obat generik dan obat nama dagang. Ada 36 obat generik dan 2 obat nama dagang yang dimenangkan Phapros dengan total value mencapai Rp271 miliar. Total value yang besar inilah membuat Phapros berhasil menduduki peringkat pertama atau sekitar 13% dari keseluruhan nilai omzet yang ditawarkan e-catalogue mencapai lebih dari Rp 2 triliun,” tuturnya.

Dia mengatakan ke depan perusahaan akan memastikan supply produk tetap baik dan terjaga sehingga bisa memberikan yang terbaik untuk menyukseskan program BPJS Kesehatan.

Menurut Barokah Sri Utami, dalam proses lelang terdapat 257 paket obat generik dan 175 paket obat nama dagang. Sebanyak 203 item obat generik dimenangkan oleh 39 provider, sedangkan 118 obat nama dagang dimenangkan oleh 41 provider.

Selain berhasil memenangkan tender e-catalogue, awal tahun ini Phapros juga mulai fokus ke bisnis alat kesehatan. Pada 22 April lalu, Phapros telah meluncurkan produk implan khusus sendinya, Implancast, bertepatan dengan acara Indonesia Hip and Knee Society (IHKS) Scientific Meeting (Perkumpulan dokter bedah orthopedi Indonesia) di Belitung.

101
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>