Sebarkan berita ini:

27-MagroveSEMARANG[SemarangPedia] – PT Phapros Tbk berhasil memperoleh penghargaan sebagai pemenang Social Business Innovation Award 2016 yang digelar di Jakarta, setelah perusahaan farmasi itu melakukan aktivitas menjaga kelestarian lingkungan dengan mengembangkan ekosistem mangrove seluas dua hektera (ha).

Perusahaan farmasi yang berbasis di Jl Simongan Semarang itu telah aktif ikut menjaga kelestarian lingkungan dengan mengembangkan kawasan ekosistem mangrove seluas dua ha bernama Maroon Mangrove Edu Park di Pantai Maron, Semarang.

Maroon Mangrove Edu Park, sekaligus menjadi program CSR Phapros dan tidak hanya menjadi destinasi wisata baru di Semarang, tetapi juga tempat edukasi mangrove agar masyarakat lebih mencintai ekosistem pantai.

Kegiatan Social Business Innovation Award 2016 yang dibuka oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto di Jakara Jumat (26/8) itu, memiliki indikator penilaian di antaranya screening pada perusahaan yang beroperasi di Indonesia dan memperoleh Proper kategori Emas, Hijau, dan Biru.

Perusahaan pemenang juga harus memiliki program CSR unggulan dan melakukan inovasi CSR setiap tahunnya.

“Kami mengharapkan ajang penghargaan ini bisa memacu komitmen para pelaku industri agar pengelolaan lingkungan yang dilakukan bisa mendorong terciptanya lingkungan yang lebih baik, berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Airlangga Hartarto dalam sambutannya.

Corporate Secretary PT Phapros, Tbk, Imam Ariff Juliadi mengatakan perolehan penghargaan itu tidak lepas dari dukungan seluruh karyawan Phapros, terutama di departemen PKBL – CSR dan semua mitra, termasuk kelompok tani mangrove Mekar Tani Lindung.

Komitmen untuk menghijaukan kawasan Pantai Maron sudah dilakukan sejak 2011 dan hingga akhir 2015, jumlah mangrove yang dikembangkan mencapai 448.500 batang.

“Penanaman mangrove ini sebagai salah satu cara untuk mewujudkan perusahaan menghasilkan profit dan tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga bagi planet,” ujarnya selepas menerima penghargaan itu.

Menurutnya, Phapros akan terus melakukan kegiatan itu dengan mengembangkan lahan mangrove di berbagai lokasi di pantura, sebagai upaya ikut melestarikan lingkungan yang baik hingga dapat dimanfaatkan masyarakat.

124
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>