Sebarkan berita ini:

16-chrisSEMARANG[SemarangPedia] – Manajamen PT Argamukti Pratama sebagai pengelola Plasa Simpanglima Semarang berkomitmen akan memperpanjang kontrak kerja sama Build Operate Transfer (BOT) dengan Pemkot Semarang, menyusul kontrak BOT sebelumnya yang berlangsung selama 30 tahun, sejak 1989 itu akan berakhir pada 2019.

Direktur Operasional PT Argamukti Pratama Benedictus Chris Saputro mengatakan manajemen perusahaan komitmen akan memperpanjang kontrak BOT dengan Pemkot Semarang sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengajuan perpanjangan kontrak, lanjutnya, sudah diajukan Kepada Walikota Semarang dengan semua persyaratan lengkap beberapa waktu lalu dan kini sedang menunggu proses penyelesaian birokrasi di jajaran pejabat terkait di lingkungan Pemkot itu.

“Pengajuan perpanjang kontrak BOT kedua dengan lengkap persyaratan susuai peraturan perundangan yang berlaku memang berbeda, jika kontrak pertama dalam masa waktu selama 30 tahun, namun untuk perpanjangan kontrak kedua hanya dalam kurun waktu berlaku 20 tahun ke depan,” ujarnya kepada semarangpedia.com, di runag kerjanya, Jumat. (16/9)

Selain perpanjangan kontrak BOT, lanjutnya, manajemen perusahaan juga akan memperpanjang sertifikat hak atas aset bangunan dan kerja sama pengelolaan aset, mengingat saat ini sertifikat hak aset bangunan sudah tidak dimiliki sepenuhnya oleh PT Argamukti Pratama, tetapi sebagian oleh para tenand yang sudah membelinya, sedangkan sebagian lain masih menyewa.

“Saat ini penghuni Plasa Simpanglima tercatat mencapai 375 tenand dan 50% di antaranya telah membeli dan memiliki sertifikat Hak Milik (HM) atas Satuan Rumah Susun yang diterbitkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang,” tuturnya.

Menurutnya, tenand yang memiliki sertifikat HM atas Satuan Rumah Susun itu, telah mempunyai wadah dengan dibentuknya Paguyuban Rumah Susun (PRS) yang kini akan ikut serta melakukan perpanjangan kontrak kerja sama pengelolaan aset dengan Pemkot.

Plasa Simpanglima yang sampai ini masih menjadi pusat perbelanjaan favorit bagi warga Semarang dan memiliki dua bangunan gedung Plasa Simpanglima I untuk gedung lama dan Plasa Simpanglima II untuk gedung baru termasuk Hotel Horison.

“Kami sudah bicara dengan pejabat terkait Pemkot dan Wali Kota Hendrar Prihadi serta para anggota PRS untuk memperpanjang kerja sama itu,” ujarnya.

Plasa Simpanglima yang beroperasi sejak 1990-an itu, hingga kini paling ramai  dikunjungi masyarakat. Selain karena  lokasinya strategis di jantung kota Semarang, mall itu juga terhubung dengan Hotel Horison dan Mall Ciputra sehingga memiliki daya tarik untuk menyedot pengunjung terbanyak.

16-plaza-simpanglimaChris panggilan akrab Benedictus Chris Saputro menuturkan ke depan manajemen perusahaan akan segera mendesain dengan meng-upgrade depan bangunan yang lebih menarik yang diharapkan dapat menjadi icon bagi Kota Semarang.

Menurut Direktur Aset PT Argamukti Pratama, Linda Rusnanny,  Plasa Simpanglima kini memiliki berbagai fasilitas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, selain Computer Center (SCC ) di Lantai V dan Semarang Cellular Trade Center (SCTC) di lantai II, juga foodcourt (kuliner).

Linda mengatakan manajemen saat ini juga siap menambah sarana untuk furniture center di lantai V B, sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sekaligus melengkapi mall yang berlokasi di Jantung Kota Semarang itu.

Furniture center merupakan langkah lanjutan setelah sebelumnya Semarang Computer Center ( SCC ) di Lantai V dan Semarang Cellular Trade Center (SCTC) di lantai II Plasa Simpanglima II yang lebih dulu dioperasikan dan kini sukses mampu menarik banyak pengunjung, sehingga sering disebut sebagai IT Mall.

“Plasa Simpang Lima Semarang sebagai icon “Family Shopping Center”, ke depan bakal akan tampil lebih menarik sesuai kondisi modern saat ini, sekaligus untuk memberikan kenyamanan baik tenand maupun pengunjung,” tuturnya.

Mall di kawasan Simpanglima ke depan dipastikan bakal lebih ramai, tidak hanya Plasa Simpanglima, Ciputra Mall, E-Plaza, tetapi akan hadir maal terpadu yang dibangun keluarga Sidomuncul dengan nama Gedung Tentrem di Jalan Gajah Mada.

Gedung Mall megah yang dibangun menyatu dengan Hotel dan Apartement Tentrem Semarang bakal dilengkapi berbagai fasilitas, bahkan hall/atrium mall siap dihiasi kerangka tulang ikan paus biru raksasa yang berusia ribuan tahun untuk menarik tenant, pengunjung dan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pembangunan fisik proyek hotel, apartemen dan mall Tentrem senilai Rp1,4 triliun di kawasan JL Gajahmada Semarang yang telah direalisasikan itu, dijadwalkan rampung awal 2019.

959
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>