Sebarkan berita ini:

6-sutet-plnSEMARANG[SemarangPedia] – PT PLN (Persero) berupaya terus membangun Tower SUTET di sepanjang pantura mulai Jepara hingga Cibatu Bekasi, untuk memenuhi jaringan transmisi di area Jawa-Bali.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN Nasri Sebayang mengatakan PLN kini tengah merealisasikan pembangunan sebanyak 1.395 tapak tower SUTET 500 KV mulai  Jepara sampai Cibatu Bekasi.

Pembangunan tower SUTET sebanyak itu, lanjutnya, menelan baiaya anggaran sebesar Rp 10,3 triliun terdiri untuk pembangunan konstruksi senilai Rp 8,3 triliun dan sisanya Rp2 triliun untuk biaya pembebasan tanah.

“Pembangunan SUTET 500 KV itu dipercepat dan sudah direalisasikan sejak awal tahun lalu  dengan pemetaan jalur,” ujarnya saat melakukan Sosialisasi Percepatan Pembangunan SUTET 500 KV Jalur Utara di Semarang, Selasa. (6/12)

Menurutnya, jalur transmisi SUTET  akan melintasi pembangkit listrik besar meliputi PLTU Tanjung Jati B Jepara, PLTU Batang, PLTU Cirebon, PLTU  Indramayu hingga PLTU Cibatu Baru serta terkoneksi dengan PLTGU Muara Tawar, Muara Tawar ekspansi termasuk PLTU Tambak Lorok Semarang  yang membentang sepanjang 591 km.

Jalur yang dilintasi transmisi itu terdapat di  20 Kabupaten/Kota di wilayah dua Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat serta akan ada empat gardu induk bertegangan tinggi.

Dia menuturkan dalam pembangunan tower sebanyak itu pada  2017 terdapat satu kontraktor yang mulai melakukan pembangunan dari Jepara ke Ungaran, disusul lima kontraktor lagi dari  Ungaran hingga  ke Cibatu, Bekasi.

“Pengerjaan konstruksi  dalam pengadaan dijadwalkan Januari tahun depan paling lambat dan sembilan  kontrak harus sudah ditandatangani, disusul Februari pekerjaan fisik konstruksi dimulai,” tuturnya.

Pada tahun depan, dia menambahkan pada triwulan kedua April-Maret pekerjaan kontruksi sudah dimulai, mengingtat 60% dari tanah dan pondasi sudah dibebaskan hingga sudah dapat dimulai tahap pengerjaan konstruksi.

Dia mengatakan diharapkan triwulan pertama 2019 pekerjaan konstruksi sudah rampung , karena  PLTU Batang 2019 sudah membutuhkan jaringan untuk memberikan tegangan ke pembangkit melakukan uji coba selama enam bulan.

Jaringan transmisi ini merupakan tulang punggung jaringan area Jawa Bali, karena PLN ingin kebutuhan kelistrikan pada  2019-2020  sudah harus terpenuhi, dari saat ini sudah menmcapai 93%.

429
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>