Sebarkan berita ini:

17-plnSEMARANG[SemarangPedia] – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menjamin akan memperlancar pasokan listrik kepada pelaku usaha yang berinvestasi di wilayah Jawa Tengah, menyusul sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) kini tengah dibangun dan dijadwalkan sudah dapat beroperasi 2020.  

Direktur Regional Jawa Bagian Tengah PLN Nasri Sebayang mengatakan Jawa Tengah merupakan wilayah strategis yang diincar banyak investor dari Jawa Barat, DKI serta wilayah luar Jawa untuk melakukan ekspansi bisnis.

Khusus Jateng, lanjutnya, merupakan daerah istimewa karena berada di tengah antara DKI (Jakarta) dan Bali, sehingga seluruh proyek transmisi Jawa-Bali pasti melewati wilayah berpenduduk 35 juta jiwa itu.

Dalam program 35.000 megawatt, dia menambahkan Jateng dapat kebagian pengembangan pembangunan pembangkit listrik sebesar 8.000 MW yang ditargetkan selesai pada 2019-2020.

Menurutnya, perseroan mengharapkan rasio elektrifikasi di Jateng pada 2019 bisa mencapai 100%. Bahkan seluruh masyarakat dipastikan bakal bisa menikmati layanan listrik dengan baik dan lancar.

Dia menuturkan pertumbuhan ekonomi di Jateng sangat tinggi. Selama ini, sebagian besar industri bermunculan di wilayah DKI, Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur. Namun, kondisi itu akan berbalik dan industri mulai meralih ke wilayah Jateng, karena pasokan listrik melimpah.

Data PLN menyebutkan ketersedian daya listrik di Jateng mencapai 3.800 megawatt, sedangkan dengan pembangunan pembangkit listrik baru baik itu proyek dari PLN maupun swasta dengan total 8.000 MW ketersediaan itu bakal meningkat.

“Dengan demikian, kebutuhan listrik terutama bagi industri di provinsi itu bakal tercukupi. Tambahan daya itu sekarang masih berproses pembangunan dan ditargetkan selesai pada 2019-2020,” ujarnya di sela Sarasehan Dalam Rangka Hari Listrik Nasional ke 71 di Semarang, Senin. (17/10)

Saat ini, lanjutnya, arahnya industri sudah mulai memasuki wilayah Jawa Tengah dan PLN siap melayani kebutuhan listrik kepada mereka.

Berbagai upaya untuk memenuhi kebutuhan listrik industri saat ini PLN berencana membangun jaringan transmisi 500 KV dari Jepara hingga Tambun, Bekasi sepanjang hampir 600 km.

Menurutnya, proyek jaringan transmisi 500 KV di jalur utara akan melewati delapan kabupaten yang terdiri dari 48 kecamatan dan 140 desa dengan jumlah jaringan mencapai 597 tower. Jaringan listrik tersebut akan membawa daya yang cukup besar, mencapai 6.000 MW. 

Dia mengatakan diharapkan proses pembebasan lahan dapat dilakukan secepatnya agar pada Desember mendatang proses pembebasan lahan dapat selesai sekitar 70%. Sekarang tahapan sosialisasi kepada lurah dan warga terdampak proyek tersebut. 

Nasri Sebayang  mengatakan untuk proses pembebasan lahan diperlukan tahapan penetapan lokasi dan diharapkan perseroan bisa membebaskan pada September-Desember 2016 dengan asumsi bisa selesai sekitar 70% tanah bebas untuk 1.050 tower yang akan dibangun.

“Kami targetkan jaringan 500 KV selesai pada 2019, termasuk PLTU Batang yang sekarang masih berproses pembangunan dan hingga saat ini masih 6%- 7%,” tuturnya. 

103
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>