Sebarkan berita ini:

22-Jaringan PLN1SEMARANG[SemarangPedia] – PT PLN Distribusi Jateng dan DIY mulai merealisasikan perbaikan jaringan listrik dan sejumlah gardu listrik di daerah bencana yang mengakibatkan kerusakan, terutama di Kabupaten Purworejo.

Jaringan dan sejumlah gardu listrik sebagaian besar rusak, akibat tertimbun material longsor dan erendam banjir di wilayah Purworejo. Petugas mulai menyisir 237 gardu induk yang roboh dan padam yang dihantam badai angin, Sabtu (18/6).

Audi Damal Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi, PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY mengatakan PLN mulai memperbaiki 43 gardu yang padam di daerah Purworejo, karena telah mengakibatan 2.330 pelanggan terganggu pasokan daya listriknya.

“Selain itu, sebagian besar tiang listrik juga hanyut terbawa material longsoran dan banjir,”ujarnya, di Semarang. Rabu (21/6).

Dia menyebutkan dari beberapa gardu listrik yang diperbaiki petugas seluruhnya tebenam tanah, sehingga jaringan dipadamkan sementara untuk menjamin keselamatan warga sekitar.

Kerusakan instalasi listrik lain pun ditemukan petugas di Kutoarjo. Meski hanya satu tiang, namun dampak pemadaman listrik mencapai 7.102 pelanggan. Sedangkan wilayah Banyumas total kerusakan jaringan pada tiga tiang beton, tujuh isolator pecah dan beberapa konduktor JTR rusak.

PLN, lanjutnya, akan mengerahkan petugas yang berasal dari tiga rayon Purworejo, Kutoarjo dan Banyumas. Selain itu, petugas PLN disiagakan memulihkan jaringan listrik di wilayah tersebut sejak Minggu lalu.

Menurutnya, pasokan listrik di Banjarnegara dan Kutoarjo yang rusak kini mulai berangsur kembali normal. Bahkan, ketinggian banjir juga mulai surut, hingga penyalaan jaringan bisa mulai dihidupkan.

Saat itui, dia menambahkan wilayah Purworejo masih terdapat dua titik lokasi yang letak gardunya terisolir, akibat akses menuju lokasi sulit dijangkau, meliputi di Caok dan Donorati. Lokasi yang padam tersebut mengaliri 150 pelanggan di Donorati dan Caok dengan jumlah padam 100 pelanggan.

“Petugas PLN hingga kini tengah berupaya dapat menjangkau akses jalan menuju jaringan listrik yang terisolir itu,” tuturnya. (RS)

202
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>