Sebarkan berita ini:

BATANG[SemarangPedia] – PMI Kabupaten Batang menyalurkan bantuan kepada dua korban kebakaran rumah, masing-masing Ramlan dan Daliman warga Desa Wonotunggal RT 01 RW 01, Kecamatan Wonotunggal, Jumat (12/4).

Ketua PMI Kabupaten Batang, Achmad Taufiq, didampingi jajaran Muspika Kecamatan Wonotunggal saat menyampaikan bantuan kepada korban mengatakan bantuan yang diberikan itu berupa dana sebesar Rp10  juta, setiap korban mendapat Rp5 juta.

“Selain itu ada pula  bantuan lain berupa  sembako dan peralatan rumah tangga dasar (Family Kit),” ujar Taufiq di Batang, Jum’at (12/4).

Menurutnya, kedua korban rumahnya telah ludes terbakar sehingga sudah tidak memiliki tempat berteduh. Dengan semangat kemanusiaan, PMI berusaha hadir untuk memberikan semangat dan dukungan moril kepada korban.

Setelah bantuan diberikan, lanjutnya, korban diajak berbincang – bincang agar tetap memiliki motivasi hidup yang kuat. Kepala Desa dan tetangga korban disarankan bersama-sama bergotong royong membantu korban.

Disela memberikan bantuan, Ketua PMI  Batang juga melakukan sosialisasi kepada warga setempat agar berhati-hati terhadap musibah kebakaran. Terlebih, di Kabupaten Batang mulai awal tahun hingga sekarang telah terjadi lima kejadian rumah terbakar. Sedangkan pada 2018 tercatat ada 16 kejadian.

Melihat jumlah kebakaran rumah yang cukup banyak, mayoritas kebakaran biasanya disebabkan kesalahan manusia.

“Biasakan tidak teledor, ketika mati lampu dan menyalakan lilin lebih baik dimatikan saat mau tidur, kemudian cek sambungan listrik ketika meninggalkan rumah. Kebiasaan tersebut diharapkan bisa menghindari dari musibah kebakaran,” tuturnya.

Sementara itu, Warga setempat, Syakirin menuturkan kebakaran terjadi pada Kamis malam (11/4) , sekira pukul 23.00 WIB. Terjadinya kebakaran bermula ketika salah satu korban, Ramlan lupa mematikan lilin setelah terjadi pemadaman listrik.

Kemudian api merambat ke bagian belakang rumah tetangganya yakni, Daliman. Mengetahui rumahnya terbakar, korban langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan berteriak minta tolong ke warga untuk membantu memadamkan api.

Namun, lanjut Syakirin, api cepat memakan rumah korban karena seluruh bangunan rumah berbahan  kayu dan bambu. Akhirnya api bisa dipadamkan pada Jum’at  dinihari (12/4), setelah dua mobil Damkar dari Kecamatan Bandar dan Kecamatan Batang turun ke lokasi.

“Bersama pemadam kebakaran kami bahu membahu memadamkan api, alhamdulillah bisa padam dan tidak ada korban, meskipun rumah dan seisinya ludes,” ujarnya.

Sedangkan korban, Ramlan mengatakan akibat kejadian tersebut, selain rumah ludes, perabot rumah tangga dan 1 unit sepeda motor merek Honda Supra X ikut menjadi abu, kerugian material ditaksir sebesar Rp 55 juta.

Dia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PMI yang telah peduli terhadapnya dan keluarga. “Tentu saya sangat senang menerima bantuan. Dengan bantuan dari PMI sangat bermanfaat untuk saya dan semoga PMI semakin maju,” tuturnya (WAN/RS)

12
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>