Sebarkan berita ini:

BATANG[SemarangPedia]  – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang bersama Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Batang  memberikan bantuan kepada korban kebakaran, Carmadi (63) warga Desa Kalipancur RT 01 RW 02  Kecamatan Blado, Rabu (15/05).

Secara simbolis bantuan diberikan oleh Ketua PMI Batang Achmad Taufiq yang diwakili Kepala Markas, Kusnadi yang diberikan langsung ke anak korban, Sakiman (44).

Kepala Markas PMI Kabupaten Batang Kusnadi mengatakan pemberian bantuan ini sebagai bentuk kepedulian PMI kepada korban yang sedang tertimpa musibah, rumahnya terbakar.

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai, sembako, selimut, family Kit dan lainnya.

“Bantuan ini tidak seberapa namun harapannya mampu mengurangi beban korban sehingga korban dan keluarga lekas bangkit kembali menjalani hidup seperti biasa,” ujar Kusnadi di Batang, Rabu (15/5).

Menurutnya, rumah milik korban, ludes dilalap si jago merah, Selasa malam lalu sekira pukul 18.45 WIB. Kobaran api muncul karena pemilik rumah sedang mengisi bensin ke dalam botol eceran yang akan dijual. Nahas lilin menyala menyambar bensin yang berjarak cukup dekat.

Pemilik rumah menyalakan lilin lantaran sejak sore lampu di desa tersebut mati lampu, sebab tiang listrik penghubung roboh yang berada  di  Desa Candi Kecamatan Bandar, sehingga pemilik rumah menyalakan lilin untuk penerangan pada saat mengisi bensin yang akan di jual di warung kelontongnya.

Akibat dari samberan api itu, lanjutnya, seisi rumah berukuran 15 x 25 meter, dua kendaraan bermotor, barang dagangan seperti bensin, gas elpiji dan lainnya, ikut ludes terbakar.

Dia menuturkan bahkan tidak hanya itu, sebagian atap sebelah barat dan plafon Masjid Nurul Hikmah yang berdekatan dengan rumah korban ikut tersulut api, hingga mengakibatkan terganggunya aktifitas ibadah warga di malam ramadhan seperti tarawih dan tadarus Al Quran.

Namun, api berhasil dijinakan sekitar pukul 19.20 WIB oleh Dua mobil Damkar dari Kecamatan Bandar dibantu warga setempat, PMI dan relawan. Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir  mencapai Rp350 juta.

Sajiman (anak korban) menuturkan ayahnya sempat terkena samburan api dan mengakibatkan punggung dan tangannya melepuh. Bahkan oleh warga sudah dibawa ke Puskesmas terdekat kemudian dirujuk ke RSUD Batang.

Dia menyampaikan rasa terima kasih kepada PMI, Dinsos dan BPBD telah memberikan bantuan kepada keluarganya.

“Musibah ini cukup berat bagi kami, namun alhamdulillah masih ada yang peduli kepada kami,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Blado Kusnoto mengatakan turut prihatin atas bencana kebakaran yang menimpa warganya. Pihak kecamatan berusaha mengusulkan bantuan kepada korban.

“Kita coba nanti ajukan bantuan RTLH, kalau tidak bisa diberikan bantuan dari Baznas dan sumber lainnya,” ujarnya. (WAN/RS)

7
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>