Sebarkan berita ini:

pmi-2SEMARANG[SmarangPedia] – Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Tengah terus berupaya semaksimal mungkin untuk dapat menyediakan darah yang aman berasal dari pendonor darah sukarela dan donor darah pengganti.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Tengah Imam Triyanto menyatakan hingga pertengahan 2016 ini, tercatat telah  terkumpul sebanyak 127.364 kantong darah.

Menurutnya, dari jumlah tersebut, sebanyak 99% merupakan donor darah sukarela (DDS) dan donor darah pengganti (DDP) sebesar 1%.

“Data dari PMI Propinsi Jateng, sampai dengan Juni 2016 telah terkumpul 127.364 kantong darah. Dari angka tersebut, 99% berasal dari DDS dan 1% berasal dari DDP,” ujarnya usai penyerahan pengharagaan dan Temu Donor Darah Sukerela ke 50 dan 75 kali Tahun 2016 di Gedung Gradika Bakti Praja, Jalan Pahlawan Semarang, Senin (10/10).

Imam menambahkan, para pendonor darah berasal dari semua lapisan masyarakat serta berasal dari kelompok umur. Mereka rela mendonorkan darah untuk membantu sesama yang sangat membutuhkan.

“Dari 127.364 pendonor darah itu, terdiri dari pendonor pria sebanyak 73%, pendonor wanita sebanyak 27%. Sedangkan kelompok umur 17-30 tahun yang paling banyak yakni sebesar 43%, disusul kelompok umur 31-40 tahun sebanyak 37%, kemudian kelompok umur 41-59 tahun sebanyak 19% dan umur lebih 60 tahun ke atas sebesar 1%,” tuturnya.

Dalam acara tersebut, sebanyak 890 pendonor darah menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Di mana, sebanyak 890 orang terdiri dari donor darah sukarela ke 50 kali sebanyak 647 orang dan donor darah sukarela ke 75 kali sebanyak 234 orang yang berasal dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. (RS)

 

 

148
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>