Sebarkan berita ini:

3-PerampokSEMARANG[SemarangPedia] – Tiga dari enam pelaku perampokan truk dengan menggunakan senjata api berhasil diringkus Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah.

Dalam aksinya komplotan itu  menyamar sebagai anggota polisi kemudian menyekap sopir dan kernet truk dan  membuangnya di jalan raya pemalang.

Tiga pelaku perampokan truk yang berhasil ditangkap terdiri Jamal Tholib (38) warga asal Kabupaten Sidoarjo, Juniardi (38) warga asal Bandar Lampung dan Wawan Yulianto (35) warga asal Kabupaten Kebumen.

Ketiganya ditangkap Aparat Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah di tempat dan waktu berlainan. Sementara tiga orang tersangka lain berinisial K, A dan R, ketiganya warga asal Banten masih dalam buron

“Dalam waktu tiga jam terungkap karena partisipasi masyarakat memberikan informasi yang disampaikan kepada petugas,” ujar Kombes Pol Gagas Nugraha,  Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng di Mapolda Jateng, Rabu. (3/8)

Para pelaku melakukan aksi perampokan terhadap truk bermuatan 542 ball rokok bernopol W 9253 US yang sedang melintas di Jalan raya Weleri-Kendal.

Mereka mengancam sopir Jamroni dan kernet Kartimin dengan mengunakan senjata api jenis revolver. Pelaku menyekap korban dan memborgol, kemudian diturunkan di pinggir Jalan Raya Pemalang.

3-Perampok truk“Armada truk berangkat dari Cilegon kemudian sampai di Alas Roban truk diparkir Tiga buron itu yang menentukan sasaran,”  Juniardi salah satu pelku itu.

Menurut Gagas Nugraha dalam melancarkan aksinya komplotan itu menyamar sebagai anggota polisi dan mengunakan alat gamper GPS untuk mengubah waktu dan posisi kendaraan. Tak hanya itu pelaku juga memasang lambang tribrata pada nomor polisi mobil yang mereka digunakan aksi kejahatan untuk menakuti korban.

“Modusnya berpura-pura sebagai petugas, tersangka dilengkapi dengan senjata rakitan, kemudian menggunakan seragam polisi. Kerugiannya akibat perampokan mencapai senilai Rp3,5 Miliar”, ujarnya.

Selain tiga pelaku polisi gadungan, lanjutnya, aparat juga mengamankan barang bukti berupa 1 pucuk senjata api rakitan, beberapa handpone, dua buah borgol, satu unit truk nopol W 9253 US, satu alat pelacak GPS, dan sejumlah alat bukti lainnya.

Atas perbuatannya para pelaku dijerat pasal 365 KUHP, tentang pencurian disertai kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (HN/RS)

280
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>