Sebarkan berita ini:

19-tanki-gasSEMARANG[SemarangPedia] – Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah berhasil membongkar pencurian gas elpiji dari truk tangki milik Pertamina. Lima orang pelaku berhasil diamankan satu di antaranya sopir truk Pertamina.

Kelima orang pelaku pencurian gas elpiji bersubsidi dari truk tangki milik Pertamina, terdiri  Bm, Sb, Pd, Hp dan As kelimannya merupakan Warga Kesugihan Kabupaten Cilacap.

Para pelaku berhasil ditangkap Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah, setelah ketahuan melakukan pencurian gas elpiji milik pertamina, dengan  cara mengalihkan isi gas elpiji  dari truk tangki, ke bak penampungan usai melakukan pengisian di stasiun pengisian bahan bakar elpiji di daerah.

Menurut Kombes Pol Edy Mmustofa, Ditreskrimsus Polda Jateng, penangkapan lima pelaku pencurian gas elpiji bersubsidi itu bermula, adanya informasi masyarakat yang curiga dengan penjualan tabung elpiji 12 kilogram di bawah harga standart senilai Rp80.000, sementara elpiji dari pertamina harga normal di atas Rp100.000.

“Setelah mendapat informasi itu,  petugas dengan cepat melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap di gudang milik S-B di dusun muntag kesugihan Kabupaten Cilacap,”, ujarnya Dikantor Direskrimsus Polda Jateng, Senin siang.(19/9)

Selain mengamankan lima pelaku, dia menambahkan polisi juga mengamankan 200 tabung lepiji isi 12 kilogram/truk tangki 15.000 kilogram serta truk muatan tabung elpiji, dan perlengkapan yang digunakan untuk menyalurkan gas dari truk tangki ke tabung penampungan.

19-truk-gasSementara itu, salah satu pelaku, P-D yang juga merupakan sopir truk tangki, mengaku melakukan aksi pencurian isi gas elpiji dari truk tangki 15.000 kilogram usai melakukan pengisian di SPBE Cilacap.

Menurutnya, untuk setiap melakukan pengalihan isi gas ke gudang milik S-B,  pelaku P-D juga mendapatkan bagian sekitar Rp800.000 untuk sekali pengiriman.

“Saya sudah dua kali melakukan pengiriman gas dari tanki truk, untuk satu kali pengiriman  bisa 200 kg hingga 300 kg gas mendapatkan bagian Rp800.000,” tuturnya.

Selain mengamankan lima pelaku pencurian tersebut, petugas kini juga mengamankan 200 tabung elpiji isi 12 kilogram, satu armada truk tangki, truk muatan tabung serta peralatan yang digunanakan untuk memindahkan gas elpiji.

Atas perbuatannya lima pelaku tersebut akan di jerat dengan pasal 106 undang-undang ri nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara dan denda Rp10 miliar. (HN/RS)

697
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>