Sebarkan berita ini:

15-narkobaSEMARANG[SemarangPedia] – Perang terhadap narkoba terus dilakukan Aparat Kepolisian, Bahkan Polda Jateng Dalam kurun waktu selama Agustus hingga September 2016 berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu yang dikendalikan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Nusa Kambangan dan Lapas Pekalongan.

Polda Jateng melalui petugas Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 800 gram senilai Rp1,2 milyar dengan menangkap tiga tersangka terddidi Harry, Guntur Rizky dan Yayan di kawasan Banyumanik, Semarang.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono mengatakan tiga tersangka tersebut ditangkap di tempat dan waktu yang berlainan, setelah tertangkapnya Heri pada awal Agustus lalu, di kawasan Banyumanik Semarang dan petugas menemukan barang bukti sabu seberat 108 gram.

Dalam pengembangan, lanjutnya, petugas lantas kembali berhasil menangkap dua tersangka terdiri Guntur dan Yayan, masing-masing Guntur ditangkap di Jalan Menteri Supeno Semarang an Yayan dibekuk petugas di daerah Salatiga pada pecan lalau.

“Petugas awalnya menangkap tersangka Heri dengan barang bukti 108 gram, kemudian disusul ditemukan 1 ons, selanjutnya dikembangkan lagi jaringannya dan petugas berhasil menemukan di Pekunden 50 gram. Bahkan terakhir pecan lalu Yayan berhasil dibekuk dengan barang bukti 6,5 ons,” ujarnya di Mapolda Jateng, di Semarang, Kamis. (15/9)

15-sabuMenurutnya, peredaran narkoba selama ini tidak lepas dari jaringan yang ada di Lapas, sehingga untuk mengantisipasi petugas kepolisian akan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, di antaranya dengan melakukan pemeriksaan di sejumlah Lapas yang diduga kuat terdapat jaringan narkoba.

“Para tersangka juga tidak lepas dari jaringan yang ada di Lapas Nusakambangan Cilacap maupun di Pekalongan. Di lingkungan Lapas itu akan dilakukan pemeriksaan. Petugas kepolisian koordinasi dengan Lapas, melakukan operasi melalui alat komunikasi,” tuturnya.

Semula sesuai rencana barang terlarang itu akan diedarkan ke sejumlah daerah di Jawa Tengah, meliputi Solo, Magelang dan Kota Semarang. Sementara, ketiga tersangka yang ditangkap sudah pada tingkat bandar.

“Barang-barang haram ituakan diedarkan ke Solo Raya, Magelang dan sekitarnya serta Semarang. Ini pengedar semua, kelas bandar. Sedangkan pengirimannya melalui jalur darat, menggunakan bus dan jasa pos,” ujarnya. (HN/RS)

145
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>