Sebarkan berita ini:

4-PerampokSEMARANG[SemarangPedia] – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah kembali meringkus komplotan perampok truk bermuatan telur lima ton senilai Rp1 miliar, dari sebelumnya berhasil menangkap perampok truk bermuatan rokok sebanyak 542 ball  enilai Rp3,5 miliar.

Sebanyak enam pelaku perampokan beserta penadah barang hasil perampokan itu berhasil ditangkap, satu orang ditembak akibat berusaha kabur.

Keenam tersangka itu terdiri Dedi Hermawan (42), Rudi Warnoto (39), Hendra Rais Wasiyo (40) dan Nurhidayat (36), kesemuanya warga asal Lampung serta dua orang tersangka lain bernama Teguh Sulistiyo (33) dan Suyono (40) warga asal Kabupaten Pati. Sementara, satu orang tersangka lain bernama Glending (45) masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)

Para tersangka di tangkap dilokasi yang berbeda, setelah melakukan aksi pencurian dengan kekerasan terhadap sopir dan kernet truk yang membawa lima ton telur senilai Rp1milliar, di jalan raya Randuacir Kabupaten Salatiga.

Dalam aksinya komplotan ini memiliki peran masing-masing, mencari sasaran truk bermuatan. Tersangka Dedi bertindak sebagai sopir, sedangkan Rudi Warnoto yang mengancam korban dengan senjata api.

Sementara tersangka Hendra bertugas menghentikan truk dan menguasai serta menjualnya. Mereka menghadang kemudian mengancam sopir dan kernet truk dengan senjata api rakitan dan membawa kabur truk beserta muatannya untuk di jual di Pati.

4-Perampok TrukSedangkan sopir dan kernet di buang di pinggir Jalan Getasan, Kabupaten Magelang dengan kondisi tangan diikat dan mulut di lapban. Bahkan dalam aksinya komplotan ini tidak segan-segan melukai korbannya jika melawan.

“Aksi perampokan dengan kekerasan terjadi di Salatiga, saat dikejar mereka melaju ke jurusan Ngawi, Jawa Timur hingga Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

“Ini terungkap tidak hanya dalam waktu 3×24 jam. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 1 miliar sehargha untuk telur lima ton,” ujar Kombes Pol Gagas Nugraha, Kamis. (4/8)

Menurutnya, dari tangan para pelaku polisi menyita beberapa barang bukti hasil kejahatan di antaranya, satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berserta tujuh butir peluru, telur ayam dengan berat kurang lebih lima ton dan sejumlah alat komunikasi berupa handpone serta barang bukti lain.

Para tersangka, lanjutnya, terancam pasal 365 KUHP, tentang tindak pidana pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun kurungan penjara. (HN/RS)

271
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>