Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia]- Polda Jateng telah mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan  logistik berupa makanan pakaian dan kebutuhan lainnya diangkut menggunakan satu truk box.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahamd Luthfi melalui Karoops Polda Jateng Kombes Pol Drs Firly Ruspang Samosir mengatakan bantuan kemanusiaan itu, sebagai wujud peduli dan empati atas bencana alam yang telah melanda Nusa Tenggara Timur.

“Bantuan ini sebagai wujud peduli dari Polda Jateng untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana di NTT,” ujar Firly di Mapolda Jateng, Rabu (7/4).

Dia menambahkan bantuan untuk korban bencana banjir di NTT itu diserahkan kepada Polda Bali.

“Bantuan yang diberikan berupa makanan biskuit untuk bayi, biskuit kaleng, mie instan, susu bubuk bayi. Selain itu, pakaian berupa daster, baby dool, celana pendek dewasa, sarung, kaos bolong dewasa, kaos oblong anak, pakaian dalam pria, pakaian dalam wanita, pakaian dalam anak, serta perlengkapan lain seperti selimut, handuk, Pempers, pembalut, minyak kayu putih, tikar dan sandal,” tuturnya.

Firly menuturkan bantuan kemanusiaan yang dikirimkan ke NTT itu diharapkan dapat meringankan beban warga yang terkena musibah banjir bandang.

“Dengan bantuan ini kami harap saudara-saudara kita bisa terbantu, sekali lagi kami turut berempati atas bencana yang telah terjadi ini semoga segera selesai,” ujarnya.

Sebelumnya Polda Jateng telah memberangkatkan langsung sebanyak 13 personil yang terdiri dari Tim Dapur Lapangan, Mobil Water Treatment dan Keperluan SAR menuju Nusa Tenggara Timur.

Para personil TNI-Polri yang telah dikirim ke Nusa Tenggara Timur bersama dengan instansi-instansi lain secara sinergitas akan membangun rumah tinggal sementara atau tenda-tenda untuk para korban banjir.

Seperti diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  menyebutkan bencana alam banjir bandang yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/4) lalu menyebabkan sebanyak 84 korban meninggal dunia dan 103 orang hilang.

Tercatat sebanyak 84 korban yang dinyatakan meninggal dunia setelah jasadnya ditemukan dalam proses evakuasi.

Selain itu, bencana alam di wilayah NTT mengakibatkan 123 warga luka-luka dan 2.683 jiwa terdampak dari bencana banjir bandang. (RS)

1
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>