Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Polda Jateng mulai mengirim personel ke Kota Purworejo untuk melakukan klarifikasi terkait adanya Keraton Agung Sejagat, yang sempat menggegerkan warga.

Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan semua keterangan yang diperoleh Kepolisian akan diambil untuk mencari tahu apa sebenarnya kelompok Keraton Agung Sejagat tersebut.

Bahkan, lanjutnya, intelejen dan juga jajaran di Polres Purworejo sedang mempelajari soal deklarasi kerajaan Keraton Agung Sejagat itu.

“Kami sudah mendapatkan informasi dari warga kemudian Kapolres Purworejo bersama dengan jajaran intelijen dan jajaran reserse kriminal umum sudah mempelajari apa yang terjadi sehubungan dengan adanya deklarasi pembentukan Keraton Agung Sejagat di Purworejo yang dipimpin oleh saudara Totok Santosa,” ujarnya usai acara sertijab Kapolrestabes Semarang dan Kapolres Jajaran Polda Jateng di Mapolda Jateng, Selasa (14/1).

Menurutnya, mulai hari ini personel yang dikrimkan ke Purworejo akan mengumpulkan data-data terkait legalitas hingga sejarah. Kepolisian juga mendalami motif apa dibalik deklarasi Keraton Agung Sejagat.

“Pengumpulan data sekaligus klarifikasi untuk mengetahui detail profil dari organisasi Kerajaan Agung Sejagat itu, kemudian legalitas pendiriannya dan juga kita ingin mengetahui juga motif pendiriannya,” tuturnya.

Polda, dia menambahkan akan mempelajari dari berbagai aspek mulai dari aspek legalitas, aspek sosial, aspek kultural juga akan kita pelajari aspek kesejarahan, akan pelajari semua.

“Hari ini baru akan mulai pengumpulan data dan klarifikasi semua,” tuturnya.

Seperti diketahui, video kirab yang dilakukan sekelompok orang yang mengaku dari Keraton Agung Sejagat viral di media sosial.

Bahkan masyarakat Purworejo sempat digegerkan dengan munculnya orang yang mengaku sebagai pemimpin dan pengikut Kerajaan Keraton Agung Sejagat itu.

Mereka berupaya mendirikan semacam keraton yang belum selesai pembangunannya untuk dijadikan markas yang berlokasi di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo.

Pimpinan Keraton Agung Sejagat yang dipanggil Sinuhun bernama asli Totok Santosa Hadiningrat dan istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu memiliki nama Dyah Gitarja.

Totok yang bergelar sangat panjang namun hanya disingkat Rangkai Mataram Agung. Entah dari mana asal usul cerita yang disampaikan oleh Sang Sinuhun, namun dia mengklaim memiliki wilayah kekuasaan seluruh negara di dunia dengan dalih bahwa tatanan di dunia ini terbesar adalah kekaisaran dan terkecil adalah berbentuk republik. (RS)

27
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>