Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Polda Jateng beserta Polres di wilayahnya siap melakukan penyelidikan dan penindakan secara hukum, terhadap dugaan kasus penyalahgunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk mendaftar sekolah.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengatakan Polisi akan menindak tegas jika diketahui terbukti memalsukan SKTM,  untuk mendaftar sekolah dan  Polda segera  membentuk tim khusus untuk memburu para pemalsu SKTM itu.

”Tim tersebut akan dipimpin Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) dan di jajarannya beranggotakan Kasatreskrim tiap-tiap polres,” ujarnya usai upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-72 di lapangan Mapolda Jateng, Rabu (11/7).

Tim khusus ini, lanjutnya,  tak hanya dibentuk di jajaran Polda, namun hingga jajaran Polres di bawah Direskrimum. Mereka akan menyelidiki dan mencari para pemalsu, mengingat sangat masif dan sangat banyak sekali jumlahnya, bahkan satu kabupaten bisa lebih 200 SKTM.

“Dengan dasar hukum pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat, anggota tim akan memroses para penyalahgunaan SKTM, terutama untuk mendaftar sekolah,” tuturnya.

Menurutnya, melalui penyelidikan tim tersebut, jika seseorang terbukti melakukan pelanggaran, maka ancaman pidananya enam tahun.

Salah satu ayat dalam pasal 263 KUHP menyebutkan bahwa pembuat surat palsu akan dijerat hukuman pidana enam tahun. Sementara orang yang memakai juga akan mendapat ancaman pidana yang sama.

“Kami merasa prihatin dengan apa yang terjadi, namun kami himbau untuk warga masyarakat, kalau kita ini mampu tolong lah beri kesempatan untuk saudara-saudara kita yang tidak mampu untuk bisa bersekolah,” ujarnya. (RS)

 

6
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>