Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Polda Jateng akan menerjunkan  sebanyak 9.044 personil untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru, serta  meningkatkan pengamanan di berbagai gereja.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono mengatakan  sebanyak 9.044 polisi akan diterjunkan untuk mempertebal penjagaan di ratusan gereja yang ada di wilayah Jawa Tengah. Mereka juga dibantu 8.829 personel dari lintas instansi lainnya.

Selain itu, lanjutnya, peningkatan penjagaan juga dilakukan pada 168 pos pengamanan, 35 pos pelayanan 35 kabupaten/kota. Bahkan ribuan personel itu juga dikerahkan untuk mengamankan 2.880 gereja.

Dia menuturkan terdapat sekitar 177 gereja yang memiliki tingkat kerawanan tertinggi selama perayaan Natal dan di wilayah Solo juga penjagaan diperketat.

“Bahkan 210 pusat perbelanjaan termasuk pasar tumpah, 210 objek wisata, 21 terminal dan 90 sub terminal serta 69 stasiun KA jaga pengamanan diperketat,” ujarnya usai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Mapolda Jateng, Selasa (20/12).

Jumlah pasukan, dia menambahkan akan dihitung kembali yang diterjunkan saat Natal dalam apel siaga Nataru yang dipusatkan di Solo, Kamis ini. (22/12)

Pengamanan, kata Condro, juga melibatkan dari unsur TNI untuk mempertebal penjagaan saat Natal berlangsung hingga pergantian tahun 2016.

Sementara Tokoh masyarakat juga diminta menjaga keberagaman dan kebhinekaan sehingga mampu bersatu membantu pengamanan.

“Kita mengharapkan gotong royong dari lintas agama. Kemarin sudah disibukkan pada masalah beragaman Kebhinnekaan. Untuk itu, kita berharap umat Islam juga melakukan pengamanan. Syukur-syukur ikut menjaga gereja,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga menghimbau kepada ormas untuk  tidak melakukan sweeping seperti yang dilakukan di sebuah Resto Social Kitchen, di daerah Banjarsari, Solo.

Ganjar mengatakan pihaknya meminta ormas untuk berkomunikasi dengan Pemerintah Daerah setempat, jika ada tempat yang melanggar aturan untuk diperingatkan.

“Tidak perlu ada sweeping, kekerasan maupung pengrusakan, mari kedepankan toleransi kita untuk memberikan kesejukan, jika ada tempat yang melanggar aturan langsung laporkan” ujarnya usai mengikuti Rapat koordinasi lintas sektoral terkait pengamanan Natal dan Tahun Baru 2016 di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Selasa (20/12).

Selain itu, dia meminta Aparat Kepolisian tidak perlu ragu dan menindak tegas jika ada ormas yang melakukan pelanggaran. Hal ini sudah tercantum dalam Peraturan Presiden (PP) tentang Ormas yang dikeluarkan  Presiden Republik Indonesia. (HN/RS)

 

67
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>