Sebarkan berita ini:

24-PencuriSEMARANG [SemarangPedia] – Dua dari tiga pelaku  komplotan pencuri rumah kosong akhirnya berhasil diringkus Kepolisian Sektor (Polsek)Tembalang Semarang, meski satu pelaku lainya berhasil lolos dan kini masih buron.

Kedua pelaku  yang berhasil ditangkap bernama Agus Amanjaya (32) warga Jalan Rumpun Diponegoro, Kecamatan Banyumanik Semarang dan Wijanarko (35) warga Jalan Karangrejo III, Kecamatan Banyumanik, Semarang.

Dalam melakukan aksinya para pelaku berpura-pura bertamu di rumah korbannya, setelah mereka mengetahui rumah dalam keadaan kosong,  komplotan ini langsung melancarkan aksinya dengan cara menggunting gembok pintu pagar rumah, hingga menguras habis seluruh barang berharaga milik korban, mulai dari mobil, sepeda motor, uang tunai hingga perabotan elektronik lainnya.

Untuk mempermudah aksinya, kawanan perampok ini menggunakan sebuah mobil sebagai sarana.

Dari keterangan pelaku, tidak butuh waktu lama bagi mereka setiap kali melancarkan aksi. Hanya dalam hitungan belasan menit, seluruh barang berharga milik korban sanggup mereka gasak.

Kapolsek Tembalang, Kompol Ibnu Bagus Santoso mengungkapkan, pihaknya berhasil menangkap para tersangka, tidak lama setelah beraksi di sebuah rumah yang berada di Jalan Tembalang Pesona Asri RT 04 RW 04 Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Semarang.

Para pelaku Agus mengaku tidak butuh waktu banyak tiap melakukan aksi bersama rekannya hanya membutuhkan waktu sekitar lima belas menit untuk memasukkan barang dari dalam rumah sampai ke dalam mobil.

“Kalau lampu rumahnya nyala waktu siang hari, berarti kosong. Saya pura-puranya jadi tamu. Biar tidak dicurigai, pakai mobil juga. Tahunya warga kan saya tamu atau saudara dari pemilik rumah,” ujar Agus.

Menurutnya, selain berbekal obeng dan linggis untuk merusak pintu atau pagar rumah korban juga gunting potong untuk membuka gembok. Setelah berhasil membuka paksa pintu, para pelaku berbagi peran dan sebagian bertindak eksekutor, lainya sebagai pengawas.

“Sebelum beraksi, para pelaku sudah merencanakan secara matang. Mereka memetakan tempat-tempat mana yang akan dieksekusi. Untuk memperlancar, bahkan agar tidak mengundang kecurigaan warga sekitar, para pelaku menggunakan mobil dalam melancarkan aksinya” tutrnya.

Akibat peristiwa pencurian, korban sekaligus pemilik rumah bernama Subarjo kehilangan satu brankas yang di dalamnya berisi sejumlah uang dan 2 unit sepeda motor serta beberapa barang berharga lain, sehingga total kerugian mencapai Rp70 juta rupiah.(HN/RS)

 

213
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>