Sebarkan berita ini:

11-ambulanSEMARANG[SemarangPedia] – Kepolisian Kota Besar Semarang akan memanggil pihak penyelenggara kegiatan Pra Pendidikan Dasar, yang dilakukan oleh UKM Mapala Jurusan Matematika Fakultas Mipa Universitas Negeri Semarang, yang mengakibatkan tewasnya Kurnia Dwi Wahyuni.

Pemanggilan ini berkaitan terjadinya musibah hanyutnya sejumlah mahasiswa dan tewasnya mahasiswi peserta Kurnia Dwi Wahyuni (17), di Sungai Segoro, Gunungpati, Minggu. (9/10)

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengatakan pihak penyelenggara seharusnya mempertimbangkan faktor cuaca saat menyelenggarakan kegiatan di alam bebas itu

“Pihak penyelenggara atau panitia akan kami panggil untuk dilakukan pemeriksaan, dan dimintai keterangan. Kami cek apakah betul kegiatannya sesuai protap atau tidak,” ujarnya, Selasa. (11/10)

Kegiatan pradiksar yang dilakukan UKM Mapala Jurusan Matematika Fakultas Mipa Unnes itu berujung maut, belasan peserta hanyut satu meninggal dunia akibat terseret air bah di sungai Segoro itu.

Korban meninggal Kurnia Dwi Wahyuni (17) mahasiswi Matematika FMIPA Universitas Negeri Semarang, berhasil ditemukan dalam operasi pencarian di hari kedua yang dilakukan SAR gabungan dari Basarnas, BPBD Kota Semarang, Polri, dan TNI

Korban di temukan di bantaran sungai mayangsari Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang dengan posisi kaki diatas sementara badan terendam lumpur. (HN/RS)

114
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>