Sebarkan berita ini:

1-curamor1SEMARANG[SemarangPedia] – Empat residivis komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curamor) lintas Propinsi, Jateng-DIY, berhasil diamankan Aparat Polrestabes Semarang, tiga pelaku terpaksa di lumpuhkan dengan timah panas petugas, karena berusaha kabur saat di tangkap.

Keempat pelaku masing-masing masing masing MZ alias Ambon (35) dan Dry (27) warga  Banyumeneng, Mranggen Demak, AP alias Pur (32) dan Da alias Tejo (27)  warga  Gentan Lor Boja,Kendal.

Para pelaku berhasil ditangkap dirumah orang tua salah satu pelaku MZ di daerah Tumpang, Ambarawa. Dalam menjalann aksinya komplotan MZ cukup meresahkan masyarakat dan cukup lihai. Peralatan mendukung aksi kejahatan dibuat sendiri dengan menggunakan alat gerinda.

Mereka menggasak berbagai jenis motor dengan menggunakan alat hasil modefikasi sendiri membutuhkan waktu kurang dari dua menit.

Menurut keterangan AP salah satu pelaku juga pemetik, selain menyasar rumah  kos, bersama tiga rekannya, telah melakukan pencurian kendaraan bermotor sejak empat tahun lalu, bahkan melakukan pencurian di tempat-tempat keramaian.

“Hanya butuh waktu beberapa detik untuk memetik kendaraan. Untuk satu unit sepeda motor dijual seharga Rp3 juta sampai Rp4 juta di Purwodadi, sementara hasilnya untuk kebutuhan hidup,” ujarnya, Senin (31/10)

1-curamor2Menurut Kapolrestabes Kombes Pol Abiyoso Seno Aji, sasaran kejahatan di kawasan pemukiman, salah satu korban menimpa Bonda Mahardika (37) warga Perumahan Bumi Wanamukti Blok K 2, Sambiroto, Tembalang Semarang yang kehilangan Honda NC H 4866 BP.

“Selain beraksi di wilayah hukum Kota Semarang, juga di daerah lain, termasuk Surakarta. Bahkan, tiga di antara empat tersangka akan dikirim ke Polresta Surakarta, karena para tersangka itu juga terlibat kasus pencurian motor di daerah Surakarta, termasuk di Lawean Solo,” ujarnya.

Dari tangan mereka, lanjutnya, polisi mengamankan  14 unit motor dari berbagai merek dan berbagai bentuk kunci hasil modefikasi serta alat gerinda.

Motor hasil curian dijual di daerah Grobogan maupun Pati dengan harga variasi mulai Rp2 juta sampai Rp3,5 juta.  Kasus ini masih terus akan dikembangkan

Dia menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor, untuk bisa mengambil dengan mencocokan surat kendaraannya di Mapolrestabes Semarang. (HN/RS)

254
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>