Sebarkan berita ini:

9-PerampokSEMARANG [SemarangPedia]- Dua pelaku perampokan lintas provinsi dengan sasaran rumah, berhasil diringkus Tim Resmob Kepolisian Resor Kota Besar Semarang.

Tersangka bernama Jayadi 40 tahun Warga Jalan Kebonharjo, Kecamatan Semarang Utara dan Agus Jumain 35 tahun, Warga Jalan Mahesa Jenar, Kecamatan Semarang Utara.

Kedua pelaku ditangkap pada Selasa (9/8) dini hari, di sebuah tempat kos di kawasan Jalan Woltermonginsidi, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Polisi terpaksa menembak kaki kedua pelaku, yang bersangkutan berusaha kabur saat ditangkap.

Berbekal senjata api jenis air gun dan senjata tajam jenis sangkur serta celurit,  kedua pelaku tak segan-segan melukai korban,  terlebih jika korban memberikan perlawanan.

Selain beraksi di Daerah Pantura Rembang, Tegal, Pati,  pelaku juga kerap beraksi di luar Provinsi Jawa Tengah, seperti Cirebon, dan sekitarnya. Di Kota Semarang sudah lima TKP pelaku melakukan kejahatan, di antaranya di wilayah Tembalang, Tanah Mas, Beteng, Dargo dan Mataram.

Menurut pengakuan salah satu pelaku, Jayadi dia kesehariannya bekerja sebagai seorang sopir dan pernah mendekam dibalik jeruji penjara dengan kasus serupa. Untuk kasus ini, tersangka Jayadi sudah melakukan hampir selama dua tahun

9-Rampok“Kesehariannya kerja sopir truk pelabuhan, rute Solo – Yogyakarta dan untuk kasus ini sudah dua tahun, dari sebelumnya pernah tertangkap, nyopet di halte bus, dompet isinya Rp350.000 serta kena hukuman selama tiga bulan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Semarang, Kombes Pol Burhanudin mengatakan kedua tersangka ditangkap saat mengkonsumsi narkoba jenis sabu di sebuah tempat kos daerah Jalan Woltermonginsidi, Kecamatan Genuk, Kota Semarang

“Barang bukti sabu yang diamankan kurang lebih seberat dua gram berikut alat hisap atau lebih dikenal sebutan bong sabu,”tuturnya.

Dari hasil kejahatan tersangka, lanjutnya, petugas setidaknya berhasil menyita sejumlah barang bukti hasil kejahatan, di antaranya uang tunai Rp1,4 juta, sejumlah perhiasan emas, dan senjata tajam, senjata api jenis air gun, dua sepeda motor serta mobil yang digunakan untuk melancarkan aksinya.

Menurutnya, guna proses hukum lebih lanjut, keduanya kini mendekam di sel tahanan Mapolrestabes Semarang. (HN/RS)

 

444
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>